Story

Survei Bernstein: Belanja Teknologi AS Diproyeksi Naik, Eropa Melemah pada 2026

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 15, 20262 min read
Survei Bernstein: Belanja Teknologi AS Diproyeksi Naik, Eropa Melemah pada 2026

Summary

Survei CIO oleh Bernstein menunjukkan prospek belanja teknologi AS untuk tahun 2026 menguat, sementara ekspektasi di Eropa menurun secara signifikan. Keamanan siber dan AI generatif tetap menjadi prioritas utama investasi di tengah tren pertumbuhan anggaran yang mendekati level era pandemi.

Text size
Background

Sebuah survei pertengahan tahun terhadap para Chief Information Officer (CIO) oleh Bernstein mengindikasikan bahwa pertumbuhan anggaran teknologi informasi (TI) pada tahun 2026 diperkirakan akan tetap kuat, menyamai level 2025. Namun, survei tersebut mengungkapkan adanya kesenjangan regional yang tajam antara ekspektasi belanja di Amerika Serikat dan Eropa.

Kesenjangan Prospek Regional

Menurut survei Bernstein, para CIO yang berbasis di AS telah menaikkan prospek belanja mereka untuk setahun penuh 2026 sebesar 60 basis poin. Kekuatan ini didorong oleh realisasi yang kuat pada paruh pertama tahun ini, meskipun ekspektasi untuk paruh kedua sedikit menurun dalam tiga bulan terakhir.

Sebaliknya, para CIO di Eropa justru mengurangi ekspektasi belanja mereka sebesar 130 basis poin. Meskipun demikian, mereka menunjukkan optimisme yang lebih besar untuk paruh kedua tahun ini setelah awal tahun yang lemah.

Prioritas Investasi dan Pemenang Pasar

Keamanan siber, aplikasi AI generatif, dan perangkat lunak platform tetap menjadi tiga prioritas investasi teratas bagi para CIO. Belanja tambahan sebagian besar terkonsentrasi pada para *hyperscaler*, dengan perangkat lunak infrastruktur dan aplikasi juga menarik minat investasi yang positif.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Dalam lanskap vendor, Microsoft dan Amazon Web Services (AWS) diperkirakan akan merebut porsi terbesar dari pertumbuhan anggaran. ServiceNow dan Salesforce adalah satu-satunya vendor perangkat lunak lain yang menunjukkan tren alokasi positif secara moderat. Prospek untuk perangkat lunak aplikasi secara umum sedikit melemah, kemungkinan karena aplikasi AI generatif kini muncul sebagai kategori terpisah.

Strategi AI dan Adopsi Cloud

AI tetap menjadi prioritas strategis utama dan semakin memengaruhi proses kerja di seluruh organisasi. Para CIO tidak berencana meningkatkan belanja langsung ke vendor model bahasa besar (LLM) seperti OpenAI dan Anthropic, dan lebih memilih untuk mengakses kemampuan AI melalui platform perangkat lunak yang sudah mapan.

Adopsi cloud terus meningkat, dengan *cloud* publik menjadi pilihan utama untuk aplikasi baru. Namun, *hybrid cloud* tetap menjadi arsitektur jangka panjang yang dominan karena kekhawatiran akan ketergantungan pada satu vendor (*vendor lock-in*) dan kebutuhan akan fleksibilitas. Di antara penyedia *cloud*, Microsoft Azure memimpin, sementara AWS mempertahankan adopsi yang luas dan Google Cloud terus meningkatkan pangsa pasarnya.

Back to latest news

LATEST