Story
KTT AS-China Akan Mengatasi Sengketa Komoditas Utama di Sektor Pertanian dan Energi

Summary
Pertemuan mendatang antara Presiden Trump dan Presiden Xi diperkirakan akan fokus pada penyelesaian gesekan perdagangan yang melibatkan ekspor pertanian AS, tarif energi Tiongkok, dan pasokan material tanah jarang yang sangat penting.
Pertemuan puncak mendatang antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Washington kemungkinan akan berpusat pada sengketa perdagangan komoditas penting yang telah menjadi inti konflik ekonomi antara kedua negara. Area negosiasi utama diperkirakan akan mencakup produk pertanian, aliran energi, dan pasokan strategis unsur tanah jarang, menurut laporan Reuters.
Perdagangan Pertanian dalam Perundingan
Barang-barang pertanian, komponen penting perdagangan AS-Tiongkok, dipandang sebagai area yang kemungkinan besar akan mencapai kesepakatan. Ekspor pertanian AS ke Tiongkok mencapai $29 miliar pada tahun 2024, dengan kedelai sebagai komponen utama.
Menurut Gedung Putih, Tiongkok berkomitmen pada pertemuan puncak di Busan tahun lalu untuk membeli 25 juta metrik ton kedelai AS setiap tahun hingga tahun 2028. Meskipun Beijing belum secara resmi mengakui klaim AS selanjutnya atas kesepakatan $17 miliar untuk produk pertanian lainnya, para analis mengantisipasi kemajuan. Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer pada tanggal 3 September menyarankan bahwa keringanan tarif dapat diumumkan untuk mendorong penjualan, yang berpotensi memengaruhi tarif akhir 10% pada impor seperti sorgum dan jagung.
Aliran Energi dan Tekanan Sanksi
Perdagangan energi, yang mencatat ekspor minyak dan gas AS ke China berkisar antara $7,5 miliar hingga $12 miliar per tahun antara tahun 2020 dan 2024, telah terhenti. Impor berhenti tahun lalu setelah Beijing memberlakukan tarif 10% hingga 15%.
AdWashington dilaporkan mendorong agar tarif ini dimasukkan dalam paket pemotongan tarif timbal balik senilai $30 miliar yang pertama kali dibahas pada bulan Mei, menurut laporan Bloomberg. Resolusi dapat melanjutkan impor langsung, meskipun mungkin tidak langsung meningkatkan produsen LNG AS, karena pembeli China telah memenuhi kontrak jangka panjang dengan menjual kembali kargo. AS juga telah mengirimkan sinyal yang beragam mengenai sanksi terkait perdagangan Tiongkok dengan Iran dan Rusia, sebuah topik yang juga dapat dibahas dalam diskusi.
Peran Strategis Logam Tanah Jarang
Dominasi Tiongkok dalam produksi logam tanah jarang tetap menjadi poin penting yang dapat dimanfaatkan. Keputusan Beijing untuk membatasi ekspor material ini, yang sangat penting bagi industri AS seperti kedirgantaraan dan pembuatan chip, merupakan faktor kunci yang membawa Washington ke meja perundingan awal tahun ini.
Meskipun sebagian pasokan telah kembali, masalah ini belum sepenuhnya terselesaikan, karena beberapa perusahaan AS masih menghadapi tantangan akses. Menurut Reuters, topik ini ada dalam agenda perencanaan AS untuk KTT tersebut, dengan para pejabat Amerika mendesak Beijing untuk menghormati komitmennya untuk mempertahankan aliran material penting ini.