Story

Citi Naikkan Peringkat Saham EFG International Menjadi 'Beli' di Tengah Penurunan Valuasi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 14, 20261 min read
Citi Naikkan Peringkat Saham EFG International Menjadi 'Beli' di Tengah Penurunan Valuasi

Summary

Citi Research meningkatkan rekomendasi saham EFG International menjadi 'Beli' dari 'Netral', menyatakan penurunan harga saham lebih dari 13% YTD telah menciptakan titik masuk yang menarik dengan valuasi yang lebih rendah.

Text size
Background

Citi Research menaikkan peringkat saham EFG International menjadi 'Beli' dari 'Netral', dengan alasan bahwa penurunan harga saham bank swasta asal Swiss tersebut telah menciptakan titik masuk yang menarik bagi investor. Citi juga menaikkan target harganya menjadi SFr18,80 dari sebelumnya SFr18.

Alasan Peningkatan Peringkat

Menurut analis Citi, keputusan ini didasarkan pada penurunan harga saham EFG lebih dari 13% sejak awal tahun (*year-to-date*). Kinerja ini kontras dengan para pesaingnya di Swiss, seperti Julius Baer dan Vontobel, yang sahamnya justru naik 15-20% pada periode yang sama.

Target harga baru SFr18,80 menyiratkan potensi total imbal hasil sebesar 16,6%. Angka ini terdiri dari potensi kenaikan harga saham sebesar 12,2% dan imbal hasil dividen sebesar 4,5%.

Analisis Valuasi dan Prospek

Penurunan harga saham telah menyebabkan *de-rating* atau penurunan valuasi EFG lebih dari 15%, menjadi 10,5 kali rasio harga terhadap perkiraan laba (P/E) untuk tahun fiskal 2028. Citi menilai diskon valuasi ini "agak berlebihan", terutama mengingat tren operasional EFG yang positif.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Citi menyoroti bahwa pertumbuhan aset baru bersih (*net new asset*) EFG berada di atas 6%, lebih unggul dibandingkan Julius Baer yang mencatatkan sekitar 2%. Berdasarkan prospek ini, Citi memproyeksikan laba per saham (EPS) yang disesuaikan untuk EFG dapat mencapai SFr1,58 pada tahun 2028, naik signifikan dari SFr0,80 pada tahun 2025.

Proyeksi dan Risiko

Menjelang rilis laporan keuangan setengah tahunan pada 23 Juli, Citi memproyeksikan laba sebelum pajak EFG untuk paruh pertama 2026 akan melampaui SFr240 juta. Proyeksi ini tidak termasuk keuntungan luar biasa sebesar SFr55 juta yang tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, Citi juga mengidentifikasi beberapa risiko yang perlu diwaspadai oleh investor, antara lain:

  • Kewajiban hukum kontinjen (liabilitas potensial) yang cukup besar.
  • Sensitivitas pendapatan terhadap pergerakan pasar dan mata uang.
  • Potensi rotasi investor keluar dari saham EFG jika Julius Baer terus menunjukkan kinerja yang kuat.
Back to latest news

LATEST