Story

Maskapai Penerbangan AS Menentang Permintaan Air China untuk Lebih Banyak Penerbangan, Dengan Alasan Sengketa Wilayah Udara Rusia

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 18, 20262 min read
Maskapai Penerbangan AS Menentang Permintaan Air China untuk Lebih Banyak Penerbangan, Dengan Alasan Sengketa Wilayah Udara Rusia

Summary

Sebuah kelompok perdagangan maskapai penerbangan utama AS secara resmi keberatan dengan tawaran Air China untuk penerbangan tambahan ke AS, dengan alasan hal itu menciptakan keuntungan kompetitif yang tidak adil karena maskapai penerbangan Tiongkok dapat menggunakan wilayah udara Rusia sementara maskapai penerbangan AS dilarang.

Text size
Background

Sebuah kelompok perdagangan terkemuka yang mewakili maskapai penerbangan utama AS telah menyatakan penentangannya terhadap permintaan Air China untuk menjadwalkan penerbangan tambahan ke Amerika Serikat. Kelompok tersebut, Airlines for America, berpendapat bahwa menyetujui penerbangan tersebut akan memperdalam ketidakseimbangan kompetitif yang berasal dari akses ke wilayah udara Rusia.

Keberatan Utama

Dalam pengajuan yang dirilis Jumat, Airlines for America menentang tawaran Air China untuk menambah penerbangan dari Beijing ke New York dan Washington. Permintaan tersebut dilaporkan dibuat sehubungan dengan pertemuan yang direncanakan antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump, menurut Reuters.

Kelompok maskapai penerbangan AS, yang mencakup American Airlines (AAL), Delta Air Lines (DAL), dan United Airlines (UAL), khawatir bahwa menyetujui penerbangan ini sebagai penerbangan terjadwal reguler dapat menciptakan preseden. Mereka berpendapat bahwa penerbangan tersebut seharusnya diklasifikasikan sebagai layanan charter sekali jalan untuk menghindari dampak pada negosiasi rute di masa mendatang.

Wilayah Udara Rusia Menciptakan Lapangan Permainan yang Tidak Adil

Masalah utamanya adalah larangan yang sedang berlangsung yang mencegah maskapai penerbangan AS terbang di atas Rusia. Larangan ini diberlakukan oleh Moskow pada Maret 2022 sebagai balasan atas sanksi AS setelah invasi ke Ukraina. Namun, maskapai penerbangan Tiongkok tidak termasuk dalam larangan ini.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Akses ini memberikan maskapai penerbangan Tiongkok keuntungan operasional dan ekonomi yang signifikan pada rute antara AS dan Tiongkok. Menurut pengajuan tersebut, maskapai penerbangan Tiongkok mendapat manfaat dari "rute yang lebih pendek, lebih murah, dan lebih ekonomis." Kemampuan untuk terbang di atas Rusia mengurangi waktu penerbangan, menurunkan konsumsi bahan bakar, dan menurunkan biaya operasional secara keseluruhan, sehingga menempatkan maskapai penerbangan AS pada posisi yang sangat tidak menguntungkan.

Latar Belakang Regulasi

Sengketa ini menyoroti poin perselisihan yang telah lama ada. Pada Oktober 2025, Departemen Transportasi AS (USDOT) mengusulkan aturan untuk melarang maskapai penerbangan Tiongkok menggunakan wilayah udara Rusia pada rute ke dan dari Amerika Serikat untuk menciptakan persaingan yang adil. Namun, proposal tersebut dilaporkan ditangguhkan di tengah penentangan dari lembaga pemerintah lainnya dan menjelang diskusi perdagangan dengan Tiongkok.

Hingga Jumat, baik USDOT maupun pengacara Air China yang berbasis di AS belum memberikan komentar langsung mengenai masalah ini, seperti yang dilaporkan Reuters.

Back to latest news

LATEST