Story

Aksi Jual Saham AI Picu Kinerja Terburuk Dana Kuantitatif Sejak Agustus

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 9, 20262 min read
Aksi Jual Saham AI Picu Kinerja Terburuk Dana Kuantitatif Sejak Agustus

Summary

Dana kuantitatif (quant funds) mencatat kinerja terburuk dalam hampir setahun, menghapus seperempat dari keuntungan tahunannya, setelah aksi jual tajam di saham-saham teknologi yang padat diperdagangkan, menurut catatan dari Goldman Sachs.

Text size
Background

Dana kuantitatif yang mengandalkan algoritma untuk berinvestasi mencatat hasil perdagangan terburuk mereka dalam hampir satu tahun terakhir di tengah volatilitas pasar yang tinggi. Menurut catatan dari Goldman Sachs, dana-dana ini terperangkap dalam aksi jual di saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya menjadi pilihan populer di kalangan investor.

Kinerja Tahunan Terpangkas

Goldman Sachs melaporkan dalam sebuah catatan pada hari Rabu bahwa para manajer sistematis, atau dana kuantitatif, telah kehilangan sekitar seperempat dari imbal hasil yang mereka kumpulkan sejak awal tahun. Hal ini menyebabkan total imbal hasil tahunan (year-to-date) mereka turun menjadi 10,8%, dari posisi sebelumnya di 14,4% pada 22 Juni.

Kerugian tersebut terutama berasal dari posisi jual (short) terhadap beberapa bagian pasar yang paling besar dan padat, termasuk ekuitas AS, saham-saham di pasar maju Asia, dan sebagian kecil di Eropa. Volatilitas ekstrem pada saham-saham produsen chip pada akhir Juni hingga awal Juli menciptakan lingkungan perdagangan yang sulit.

Dampak Perdagangan Padat dan Penurunan Leverage

Aksi jual ini tidak hanya berdampak pada dana kuantitatif. Manajer fundamental, atau *stockpicker*, juga mengalami penurunan sebesar 2,2% pada periode yang sama karena terjebak dalam perdagangan padat di sektor teknologi, meskipun secara tahunan mereka masih mencatatkan kenaikan 15,5%.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Menurut Goldman, para *stockpicker* ini telah secara "agresif" keluar dari perdagangan yang terkait dengan AI, yang sebelumnya menjadi pendorong keuntungan utama. Eksodus massal ini telah menurunkan tingkat *leverage* (daya ungkit) *hedge fund* ke level terendah dalam satu tahun terakhir, yang mengindikasikan skala aktivitas penjualan mereka.

Peringatan Regulator dan Konteks Pasar

Perkembangan ini terjadi di tengah peringatan dari berbagai regulator, termasuk Bank of England, Bank of Japan, dan Bank for International Settlements, mengenai valuasi yang tinggi di sektor teknologi. Saham-saham seperti Micron Technology, Intel, dan Marvell Technology telah mengalami kenaikan sekitar 200% sepanjang tahun 2026 saja.

Para regulator juga telah menyuarakan keprihatinan tentang meningkatnya peran *hedge fund* di pasar keuangan yang dapat menambah volatilitas dan risiko. Menurut data S&P Global, dana kuantitatif menyumbang sekitar 10% dari *hedge fund* terbesar pada tahun 2025.

Back to latest news

LATEST