Story
Valuasi Premium Novartis Diuji oleh Hasil Tiga Uji Klinis Obat Utama

Summary
Investor fokus pada tiga uji klinis obat Novartis yang akan datang, yang hasilnya akan menentukan prospek pertumbuhan jangka panjang dan membenarkan valuasi saham perusahaan yang tinggi.
Investor Novartis akan mencermati hasil kuartalan yang dirilis perusahaan, namun fokus utama tertuju pada tiga uji klinis obat utama yang hasilnya dijadwalkan rilis pada paruh kedua tahun ini. Hasil ini dipandang krusial untuk membenarkan valuasi premium saham raksasa farmasi asal Swiss tersebut dan menentukan arah pertumbuhannya di masa depan.
Ujian Krusial Pipeline Obat
Ketiga obat eksperimental yang menjadi sorotan adalah pelacarsen untuk penyakit kardiovaskular, remibrutinib untuk sklerosis multipel, dan del-desiran untuk kelainan genetik. Para analis memperkirakan bahwa ketiga obat ini secara gabungan memiliki potensi penjualan puncak tahunan lebih dari $10 miliar.
Potensi pendapatan ini sangat vital untuk menyeimbangkan hilangnya pendapatan dari obat-obatan terlaris seperti Cosentyx dan Kisqali, yang patennya di AS dan Eropa diperkirakan akan kedaluwarsa menjelang akhir dekade ini. Selain itu, penjualan obat jantung Entresto diperkirakan akan turun sebesar $4 miliar tahun ini karena menghadapi persaingan dari obat generik.
Valuasi Premium dalam Sorotan
Uji klinis ini menjadi penentu karena valuasi saham Novartis saat ini tergolong premium, diperdagangkan pada sekitar 16 kali pendapatan ke depan (*forward earnings*), salah satu yang tertinggi di sektornya. Saham perusahaan telah naik 11% sepanjang tahun ini dan sekitar 25% dalam 12 bulan terakhir.
AdBeberapa analis memperingatkan bahwa potensi keberhasilan uji klinis ini sebagian besar sudah tercermin dalam harga saham. "Pada valuasi 16 kali, Anda benar-benar membutuhkan pendorong pertumbuhan itu untuk terwujud," kata Michael Leuchten, analis di Jefferies. James Quigley dari Goldman Sachs menambahkan bahwa Novartis perlu setidaknya dua dari tiga uji coba tersebut berhasil. "Jika dua di antaranya gagal, kelipatan 16 kali itu terlihat sangat, sangat rentan," katanya.
Prospek Pelacarsen dan Ekspektasi Pasar
Uji klinis pertama yang hasilnya paling dinanti adalah untuk pelacarsen, yang dirancang untuk menurunkan lipoprotein(a) atau Lp(a) guna mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Sven Borho dari firma investasi OrbiMed mencatat bahwa obat ini sangat menarik karena "tidak ada produk sejenis di pasar saat ini," sehingga berpotensi menjadi pendorong penjualan yang signifikan jika berhasil.
Investor akan mengamati dengan cermat apakah hasilnya menunjukkan "manfaat yang bermakna secara klinis". Analis UBS memperkirakan pelacarsen dapat mencapai signifikansi statistik pada pengurangan risiko relatif sekitar 12%, namun para dokter mungkin menginginkan angka 15% atau lebih untuk menganggap hasilnya benar-benar meyakinkan.