Story

Michael Burry: Berkshire Hathaway Tak Lagi Menarik di Bawah Kepemimpinan Abel

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 12, 20262 min read
Michael Burry: Berkshire Hathaway Tak Lagi Menarik di Bawah Kepemimpinan Abel

Summary

Investor ternama Michael Burry mengkritik strategi alokasi modal CEO baru Berkshire Hathaway, Greg Abel, yang dianggapnya terlalu agresif dan kurang sabar dibandingkan Warren Buffett.

Text size
Background

Michael Burry, investor yang terkenal karena prediksinya sebelum krisis keuangan 2008, menyatakan bahwa Berkshire Hathaway tidak lagi menjadi investasi yang menarik. Ia memperingatkan bahwa CEO baru, Greg Abel, tidak memiliki kesabaran yang menjadi ciri khas disiplin modal legendaris Warren Buffett.

Kritik Burry Terhadap Strategi Baru

Dalam sebuah unggahan di platform X, Burry mengungkapkan kekhawatirannya mengenai arah baru konglomerat tersebut. "Ketakutan terbesar saya untuk Berkshire Hathaway adalah ketika Warren akhirnya mundur, penggantinya... tidak akan memiliki kesabarannya untuk menunggu peluang emas," tulis Burry pada 10 Agustus. "Saya yakin ketakutan ini telah menjadi kenyataan. Saya tidak lagi menganggap Berkshire sebagai investasi yang menarik ke depan."

Inti dari kritik Burry adalah struktural. Ia meyakini bahwa Abel, 64 tahun, menempatkan modal di pasar yang mahal alih-alih menunggu peluang langka dengan diskon besar, sebuah strategi yang telah dijalankan Buffett selama puluhan tahun.

Langkah Agresif di Bawah Abel

Kritik tersebut muncul di tengah aktivitas investasi Berkshire yang signifikan. Data kuartal kedua (Q2) 2026 menunjukkan perubahan strategi yang jelas:

  • Pembelian kembali saham (buyback) senilai $4,5 miliar, naik tajam dari hanya $235 juta pada kuartal sebelumnya.
  • Pembelian ekuitas bersih mencapai hampir $20 miliar, termasuk pembelian saham Alphabet senilai $10 miliar dan akuisisi pengembang perumahan Taylor Morrison Home Corp senilai $6,8 miliar.
  • Akibatnya, posisi kas dan surat utang negara (Treasury bills) Berkshire turun sekitar 4% menjadi sekitar $364,7 miliar dari rekor $397,4 miliar pada kuartal sebelumnya. Ini menandai penurunan kuartalan pertama dalam empat tahun.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Pandangan Berbeda dari Analis

Tidak semua pihak setuju dengan pandangan pesimistis Burry. Kinerja Berkshire tetap solid, dengan laba operasional Q2 2026 naik 16,3% secara tahunan menjadi $12,98 miliar. Sejumlah analis memandang langkah Abel sebagai hal yang positif dan disiplin.

Bill Stone, CIO dari The Glenview Trust Company, mengatakan kepada CNBC bahwa ini adalah "bukti awal bahwa Greg Abel secara aktif memanfaatkan tumpukan kas Buffett sambil mempertahankan disiplin alokasi modal Berkshire." Sementara itu, analis UBS Brian Meredith mempertahankan peringkat Beli untuk saham Berkshire, menyebutnya sebagai "investasi defensif yang menarik" dan menaikkan target harganya.

Konteks dan Prospek ke Depan

Langkah Abel juga menandakan adanya rekonfigurasi portofolio ekuitas Berkshire. Posisi besar di Alphabet merupakan sebuah penyimpangan dari keengganan historis Buffett untuk berinvestasi besar pada saham teknologi dengan valuasi yang tinggi. Investor kini menantikan dua data penting berikutnya untuk menguji tesis Abel.

Laporan 13-F Berkshire untuk Q2 2026, yang akan dirilis pada pertengahan Agustus, akan mengungkap cakupan penuh pembelian ekuitasnya. Setelah itu, laporan pendapatan Q3 2026 pada awal November akan menunjukkan apakah Abel terus menggunakan kas secara agresif atau akan menahan diri jika kondisi pasar berubah.

Back to latest news

LATEST