Story
Holtec Tunda IPO di AS, Sebut Kondisi Pasar Belum Mendukung

Summary
Holtec Nuclear Corp. menunda rencana penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat yang menargetkan dana hingga $900 juta, dengan alasan kondisi pasar yang tidak mendukung. Keputusan ini diambil di tengah tantangan yang dihadapi saham-saham perusahaan nuklir lain yang baru-baru ini melantai di bursa.
Holtec Nuclear Corp. telah menangguhkan rencana penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat yang diperkirakan akan ditetapkan harganya pada hari Kamis, dengan alasan kondisi pasar yang tidak mendukung. Menurut laporan Bloomberg, perusahaan jasa nuklir ini sebelumnya berupaya mengumpulkan dana hingga $900 juta.
Rincian Penawaran yang Ditunda
Dalam prospektus IPO-nya, Holtec berencana menawarkan 50 juta saham dengan rentang harga $15 hingga $18 per saham. Mengutip pernyataan perusahaan melalui email, Bloomberg melaporkan bahwa Holtec akan terus mengevaluasi waktu yang tepat untuk penawaran di masa depan.
Langkah ini mengindikasikan bahwa rencana untuk melantai di bursa saham ditunda, bukan dibatalkan sepenuhnya, membuka kemungkinan untuk dilanjutkan jika kondisi pasar membaik. Penjamin emisi utama untuk rencana penawaran ini termasuk JPMorgan, Guggenheim Securities, Goldman Sachs, Citigroup, dan Bank of America.
Konteks Pasar Sektor Nuklir
Penundaan IPO Holtec terjadi di tengah meningkatnya minat investor terhadap tenaga nuklir, yang sebagian besar didorong oleh lonjakan permintaan listrik dari pusat data kecerdasan buatan (AI). Namun, sentimen pasar terhadap saham-saham nuklir yang baru melantai cenderung negatif, yang kemungkinan menjadi faktor utama dalam keputusan Holtec.
Perusahaan nuklir lain yang baru-baru ini melakukan IPO telah menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan, menurut data Bloomberg:
Ad- Standard Nuclear, yang melantai pada bulan Juli, sahamnya ditutup 21% di bawah harga IPO.
- X-Energy, yang terdaftar pada bulan April, sahamnya diperdagangkan 37% di bawah harga penawarannya.
Performa buruk ini, ditambah dengan tantangan dan penundaan yang dihadapi para pengembang dalam membawa reaktor modular kecil (SMR) ke skala komersial, telah mendinginkan antusiasme investor dalam jangka pendek.
Profil dan Kinerja Keuangan Holtec
Holtec yang berbasis di New Jersey merupakan pemasok tabung baja dan beton yang digunakan untuk menyimpan limbah nuklir. Perusahaan ini juga aktif dalam bisnis penonaktifan reaktor yang sudah ditutup, termasuk fasilitas Indian Point di New York, dan sedang mengembangkan teknologi reaktornya sendiri yang ditargetkan untuk beroperasi pada awal tahun 2030-an.
Untuk enam bulan yang berakhir pada 30 Juni, perusahaan melaporkan laba bersih sebesar $205,6 juta dari pendapatan $269,9 juta. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun sebelumnya, Holtec mencatatkan laba bersih $139,1 juta dari pendapatan $286,6 juta.