Story

FDA AS Usulkan Aturan Baru untuk Perketat Pengawasan Bahan Tambahan Pangan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 10, 20262 min read
FDA AS Usulkan Aturan Baru untuk Perketat Pengawasan Bahan Tambahan Pangan

Summary

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah mengusulkan peraturan yang akan mewajibkan produsen untuk memberitahukan penggunaan bahan tambahan pangan yang dianggap aman (GRAS), bertujuan untuk meningkatkan transparansi dalam rantai pasokan makanan.

Text size
Background

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada hari Senin mengumumkan langkah-langkah untuk meningkatkan pengawasan terhadap bahan tambahan pangan dengan mengusulkan aturan baru. Aturan ini akan mewajibkan produsen makanan untuk memberitahu agensi ketika mereka menetapkan suatu bahan tambahan sebagai "Secara Umum Diakui Aman" atau GRAS (*Generally Recognized as Safe*).

Perubahan Sistem Notifikasi

Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS), usulan aturan ini akan mengubah sistem yang telah berlaku sejak tahun 1958. Selama ini, perusahaan makanan diizinkan untuk secara mandiri menyatakan bahwa bahan-bahan dalam produk mereka aman tanpa melalui tinjauan penuh dari pemerintah.

Beberapa bahan GRAS yang umum termasuk minyak kanola, lada hitam, dan cuka. Meskipun FDA sangat menganjurkan perusahaan untuk memberitahukan penggunaan bahan GRAS baru, hal tersebut tidak diwajibkan.

  • Tujuan Utama: Meningkatkan transparansi dan kepercayaan konsumen terhadap pasokan makanan.
  • Mekanisme: Mengubah notifikasi GRAS dari sukarela menjadi wajib.
  • Proses: FDA akan menerima masukan publik mengenai usulan aturan ini selama 120 hari.

"Peralihan ke sistem notifikasi wajib akan menutup celah informasi yang telah ada selama beberapa dekade," kata Penjabat Komisaris FDA, Kyle Diamantas, dalam sebuah panggilan dengan wartawan.

Konteks dan Implikasi bagi Industri

Sample IUX Markets – In-articleAd

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintahan Trump yang lebih luas, yaitu "Make America Healthy Again". Sekretaris HHS, Robert F. Kennedy Jr., menyoroti kurangnya data yang komprehensif mengenai bahan-bahan yang digunakan dalam makanan.

"Kami bahkan tidak tahu persis berapa banyak bahan kimia yang ada dalam makanan yang dikonsumsi orang Amerika setiap hari," ujar Kennedy dalam sebuah acara di Washington. Bagi investor dan pelaku industri, aturan yang diusulkan ini menandakan potensi peningkatan biaya kepatuhan dan pengawasan regulasi bagi perusahaan makanan dan minuman. Perusahaan mungkin perlu mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk pengujian dan pelaporan, yang dapat memengaruhi margin operasional.

Inisiatif Regulasi Lainnya

Selain aturan GRAS, HHS dan Departemen Pertanian AS (USDA) juga telah mengajukan usulan definisi untuk "makanan ultra-proses" untuk tinjauan akhir. Diamantas menyatakan bahwa rincian lebih lanjut mengenai definisi ini akan diumumkan di kemudian hari.

FDA juga berencana untuk merilis panduan pada hari Selasa yang bertujuan meminimalkan bahaya biologis bagi pengolah produk segar. Langkah ini diambil di tengah wabah salmonella dan cyclosporiasis yang sedang berlangsung yang telah menyebabkan ribuan orang sakit di AS.

Back to latest news

LATEST