Story

Bank of America Naikkan Peringkat HawkEye 360, Sebut Valuasi Menarik Pasca-Koreksi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 17, 20262 min read
Bank of America Naikkan Peringkat HawkEye 360, Sebut Valuasi Menarik Pasca-Koreksi

Summary

Bank of America meningkatkan rekomendasi saham HawkEye 360 menjadi "Beli", dengan alasan valuasi perusahaan intelijen frekuensi radio ini menarik setelah terjadi aksi jual di sektor pertahanan dan antariksa.

Text size
Background

Bank of America (BofA) menaikkan peringkat saham HawkEye 360 (HAWK) menjadi Beli dari sebelumnya Netral, dengan alasan bahwa valuasi saham perusahaan menjadi menarik setelah terjadi koreksi harga di seluruh sektor antariksa dan pertahanan. Analis BofA melihat fundamental bisnis perusahaan tetap kuat meskipun terjadi tekanan pasar.

Alasan di Balik Peningkatan Rekomendasi

Dalam sebuah catatan riset, analis Ronald Epstein menyatakan bahwa valuasi HawkEye 360 saat ini "terbang di bawah radar" atau luput dari perhatian pasar. Meskipun target harga diturunkan menjadi $23 dari sebelumnya $34, BofA melihat potensi kenaikan yang signifikan dari level perdagangan saham saat ini di sekitar $17.

Aksi jual yang terjadi pada saham-saham sejenis di sektornya dianggap sebagai peluang beli. Pihak bank investasi tersebut menekankan bahwa bisnis inti HawkEye 360 tetap solid, didukung oleh pertumbuhan yang kuat dan visibilitas pendapatan di masa depan.

Kinerja Fundamental yang Solid

Kekuatan fundamental HawkEye 360 menjadi pendorong utama di balik optimisme BofA. Beberapa metrik kunci yang disorot antara lain:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Pertumbuhan pendapatan: Pendapatan pada kuartal kedua melonjak 87%.
  • Tunggakan pesanan (backlog): Mencapai $292 juta, memberikan visibilitas yang jelas terhadap target perusahaan hingga tahun 2026.
  • Permintaan internasional: Pendapatan dari luar negeri tumbuh 134% secara tahunan (year-over-year) dan kini menyumbang sekitar 42% dari total penjualan, naik dari 30% pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan internasional ini didorong oleh perluasan basis pelanggan negara berdaulat dan perolehan kontrak baru, termasuk kontrak multi-tahun dengan India untuk kesadaran domain maritim di Samudra Hindia. Hal ini juga membantu diversifikasi basis pelanggan perusahaan dari yang sebelumnya terkonsentrasi pada beberapa lembaga pemerintah AS.

Prospek dan Tantangan Jangka Pendek

BofA melihat ekspansi konstelasi satelit sebagai pendorong pertumbuhan lebih lanjut. Cluster 15 dan 16 dijadwalkan untuk diluncurkan pada paruh kedua tahun ini, sementara satelit Blok 3 yang berbiaya 75% lebih rendah diperkirakan dapat meluncur pada awal 2027.

Adapun perlambatan pendapatan dari AS, BofA menganggapnya sebagai masalah waktu yang terkait dengan penutupan pemerintahan dan penundaan resolusi anggaran. Namun, hal ini diimbangi oleh perolehan kontrak baru dari pelanggan seperti National Reconnaissance Office, Space Force, dan NASA. Target harga $23 yang direvisi didasarkan pada valuasi 30 kali rasio EV/EBITDA untuk tahun 2027.

Back to latest news

LATEST