Story

Baird Turunkan Peringkat Nike, Adidas, dan Dick's di Tengah Meningkatnya Risiko Sektor Ritel

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20262 min read
Baird Turunkan Peringkat Nike, Adidas, dan Dick's di Tengah Meningkatnya Risiko Sektor Ritel

Summary

Analis di Baird memangkas peringkat saham sejumlah perusahaan pakaian dan alas kaki terkemuka, termasuk Nike dan adidas, karena kekhawatiran atas belanja konsumen, harga minyak yang tinggi, dan suku bunga menjelang kuartal keempat.

Text size
Background

Perusahaan jasa keuangan Baird mengambil sikap yang lebih berhati-hati terhadap saham-saham di sektor pakaian, alas kaki, dan kebugaran, dengan menurunkan peringkat beberapa nama besar karena melihat adanya peningkatan risiko menjelang kuartal keempat. Langkah ini mencerminkan kekhawatiran yang berkembang atas prospek belanja konsumen di tengah tantangan makroekonomi.

Alasan di Balik Penurunan Peringkat

Dalam sebuah catatan kepada klien, analis Baird Jonathan Komp menurunkan peringkat adidas, Dick's Sporting Goods, Nike, Rocky Brands, dan VF Corp menjadi Netral. Selain itu, Baird juga menambahkan Under Armour dan Canada Goose ke dalam daftar "pilihan baru" yang bersifat *bearish* hingga pertengahan November.

Komp menyatakan bahwa kinerja grup saham ini secara umum buruk sepanjang tahun ini, dengan median saham turun 17% dibandingkan dengan kenaikan 12% pada indeks S&P 500. Kinerja yang lemah ini menantang tesis pemulihan yang sebelumnya dipegang oleh perusahaan.

Tekanan Makroekonomi dan Belanja Konsumen

Sentimen investor, yang sempat membaik di awal tahun, kini tertekan oleh perkembangan di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dan suku bunga. Hal ini memicu kekhawatiran akan potensi penurunan belanja konsumen di masa mendatang.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Baird menyoroti beberapa faktor risiko utama yang menjadi dasar kehati-hatiannya:

  • Data belanja bulanan yang fluktuatif dan komentar yang lebih hati-hati dari para peritel, mengindikasikan bahwa konsumen berpenghasilan rendah dan menengah mulai merasakan tekanan.
  • Potensi cuaca AS yang lebih hangat, yang dapat berdampak negatif pada penjualan pakaian musim dingin.
  • Harga minyak mentah WTI yang kembali berada di atau di atas $100 per barel.
  • Imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun yang mendekati 5%.
  • Peningkatan aktivitas promosi dan diskon di tingkat ritel.

Prospek dan Saham Pilihan

Analis Baird memperingatkan bahwa estimasi konsensus untuk periode setelah kuartal ketiga terlihat terlalu agresif, terutama untuk Canada Goose, Under Armour, dan VF Corp. Akibatnya, Baird memangkas daftar saham dengan peringkat "Outperform" hanya untuk "ide-ide dengan keyakinan tertinggi".

Saham-saham yang masih mempertahankan peringkat "Outperform" dari Baird antara lain Amer Sports, On Holding, Kontoor Brands, Wolverine World Wide, Boot Barn, dan Crocs. Meskipun Komp mengakui bahwa valuasi grup ini secara umum terlihat sudah rendah dan memiliki kapasitas pembelian kembali saham yang besar, ia berpendapat bahwa faktor-faktor positif tersebut mungkin tidak akan berpengaruh dalam beberapa bulan ke depan jika kekhawatiran terhadap harga minyak dan inflasi terus berlanjut.

Back to latest news

LATEST