Story
Laporan Keuangan ASML dan TSMC Jadi Penentu Arah Sektor Semikonduktor

Summary
Laporan keuangan kuartal kedua dari ASML dan TSMC pekan ini dipandang sebagai penentu arah bagi industri semikonduktor, didorong oleh lonjakan belanja infrastruktur AI yang diperkirakan mencapai $880 miliar.
Laporan keuangan kuartal kedua dari ASML dan TSMC yang akan dirilis pekan ini dianggap sebagai "penentu arah" bagi seluruh sektor semikonduktor dan peralatan modalnya. Menurut B. Riley, percepatan belanja infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang masif telah tiba sekitar 12 bulan lebih awal dari perkiraan sebelumnya, menyoroti pentingnya hasil dan panduan dari kedua raksasa teknologi tersebut bagi rantai pasok chip global.
Lonjakan Belanja Infrastruktur AI
Inti dari analisis B. Riley adalah lonjakan belanja modal (capex) AI oleh perusahaan *hyper-scale* yang melampaui proyeksi. Firma tersebut mencatat bahwa total estimasi capex AI untuk tahun kalender 2026 (CY26) kini telah mencapai sekitar $880 miliar, angka yang sebelumnya diproyeksikan untuk tahun 2027.
Angka tersebut mencakup:
- Perkiraan $695–$725 miliar dari para *hyper-scaler* utama.
- Komitmen sekitar $90 miliar dari Oracle.
- Tambahan belanja dari pemain *neo-cloud* seperti CoreWeave ($31–35 miliar) dan NBIS ($20–25 miliar).
B. Riley juga memproyeksikan bahwa total belanja capex AI pada tahun 2027 berpotensi melampaui $1,02 triliun. Lonjakan pengeluaran ini diperkirakan akan memberikan dampak langsung pada panduan pendapatan yang akan dikeluarkan oleh TSMC.
Implikasi bagi TSMC dan Produsen Peralatan
AdB. Riley menduga TSMC berpotensi menaikkan panduan pertumbuhan penjualan utamanya untuk CY26 sebesar 500 basis poin menjadi +35% secara tahunan (YoY). Hal ini dapat terjadi jika TSMC mengklasifikasikan ulang CPU ke dalam taksonomi akselerator AI komputasi berkinerja tinggi (HPC), didorong oleh meningkatnya permintaan CPU untuk orkestrasi AI.
Di sisi peralatan modal, B. Riley meyakini belanja peralatan pabrik wafer (WFE) industri untuk CY26 telah solid berada di atas level $140 miliar lebih, dengan potensi mendekati $170 miliar lebih pada CY27. Belanja modal TSMC sendiri diperkirakan akan melampaui konsensus analis sebesar $55,6 miliar untuk CY26 dan terus meningkat lebih dari 15% pada tahun berikutnya.
Prospek Pasar dan Pandangan Analis
Sektor memori dipandang sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang. Menurut B. Riley, sebagian besar capex memori pada CY26 masih terfokus pada pembangunan fasilitas, dengan belanja untuk peralatan diperkirakan baru akan meningkat signifikan pada CY27, sejalan dengan panduan dari Micron. Ini mengindikasikan bahwa puncak permintaan untuk peralatan memori mungkin masih beberapa tahun lagi.
Meskipun pasar baru-baru ini mengalami aksi jual tajam yang didorong oleh faktor makro, B. Riley melihat koreksi ini sebagai titik masuk bagi investor, bukan sebagai perubahan fundamental. Firma tersebut menyatakan bahwa kurva permintaan yang kuat akan terus mengangkat konsensus laba per saham (EPS) untuk periode 2026-2028, menawarkan potensi katalis kenaikan bagi saham-saham yang melemah baru-baru ini.