Story

Harga Minyak Turun, Brent Berbalik Negatif untuk Pekan Ini karena Kekhawatiran Pasokan Timur Tengah Mereda

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 19, 20262 min read
Harga Minyak Turun, Brent Berbalik Negatif untuk Pekan Ini karena Kekhawatiran Pasokan Timur Tengah Mereda

Summary

Harga minyak mentah turun pada hari Kamis, mendorong patokan Brent global ke wilayah negatif untuk minggu ini, karena tanda-tanda akan segera dimulainya kembali pengoperasian pipa utama Arab Saudi dan potensi diplomasi AS-Iran meredakan kekhawatiran tentang gangguan pasokan.

Text size
Background

Harga minyak turun pada hari Kamis, dengan patokan global berbalik negatif untuk minggu ini, karena kekhawatiran investor atas gangguan pasokan yang signifikan di Timur Tengah mulai mereda. Penurunan ini didorong oleh laporan kemajuan dalam memulai kembali jalur pipa penting Arab Saudi dan tanda-tanda potensi de-eskalasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.

Pergerakan Pasar Hari Kamis

Pada perdagangan sore hari, kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman November telah turun 1,7% menjadi $104,04 per barel, menempatkan kontrak tersebut turun 0,3% untuk minggu ini, menurut data dari Investing.com. Patokan AS, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk Oktober, turun 1,3% menjadi $101,05 per barel.

Meskipun terjadi penurunan pada sesi tersebut, kedua patokan tetap berada di atas level kunci $100 per barel. Ini mencerminkan premi risiko geopolitik yang masih ada karena para pedagang terus memantau situasi yang bergejolak di kawasan tersebut.

Prospek Pipa dan Pasokan Saudi

Pembalikan ini terjadi setelah harga melonjak awal pekan ini menyusul penutupan Pipa Timur-Barat Arab Saudi yang sangat penting pada Jumat lalu. Pipa ini merupakan alternatif utama untuk pengiriman minyak mentah yang menghindari Selat Hormuz, titik hambatan utama untuk transit minyak global.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Namun, kekhawatiran pasokan diredam oleh beberapa perkembangan:

  • Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan pada hari Selasa bahwa pipa tersebut akan melanjutkan operasinya "segera."
  • Bloomberg News melaporkan pada hari Rabu, mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut, bahwa Arab Saudi bertujuan untuk memulai kembali pipa tersebut dengan kapasitas setengahnya dalam beberapa hari.
  • Reuters melaporkan bahwa kerajaan tersebut mengkompensasi penutupan tersebut dengan menawarkan lebih banyak minyak mentah kepada kilang-kilang Asia melalui transfer kapal ke kapal di lepas pantai Oman.

Sinyal Diplomatik Meredakan Ketegangan

Sentimen pasar juga didukung oleh meredanya ketegangan militer antara AS dan Iran. Presiden AS Trump menyatakan pada hari Rabu bahwa "Iran sangat ingin membuat kesepakatan."

Sebagai tambahan dari upaya diplomatik tersebut, beberapa media melaporkan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah memberikan visa kepada para pejabat tinggi Iran untuk menghadiri pertemuan Majelis Umum PBB di New York. Tanda-tanda dialog ini telah mengurangi ancaman langsung yang dirasakan akan konflik yang lebih luas yang dapat mengganggu aliran minyak dari Teluk secara serius.

Back to latest news

LATEST