Story

UBS Pertahankan Peringkat Netral untuk Yen di Tengah Divergensi Kebijakan The Fed dan BoJ

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 21, 20261 min read
UBS Pertahankan Peringkat Netral untuk Yen di Tengah Divergensi Kebijakan The Fed dan BoJ
Text size
Background

UBS mempertahankan sikap netralnya terhadap yen Jepang, meskipun intervensi valuta asing gabungan baru-baru ini memberikan kelegaan sementara. Menurut perusahaan tersebut, intervensi itu tidak mengubah tekanan kenaikan yang mendasari pada pasangan mata uang USD/JPY.

Divergensi Kebijakan Jadi Penekan Utama

Faktor utama yang menekan yen adalah perbedaan tajam dalam kebijakan moneter antara Amerika Serikat dan Jepang. UBS menyoroti sikap Federal Reserve yang tetap *hawkish* (cenderung menaikkan suku bunga) berlawanan dengan Bank of Japan (BoJ) yang terus mengetatkan kebijakan secara bertahap dan berhati-hati.

Kondisi ini menciptakan fundamental yang kuat bagi penguatan dolar AS terhadap yen. UBS menyatakan bahwa tanpa perubahan signifikan pada salah satu dari dua kebijakan bank sentral tersebut, tren kenaikan pada USD/JPY kemungkinan akan terus berlanjut.

Skenario dan Proyeksi ke Depan

Sample IUX Markets – In-articleAd

Menurut analisis UBS, tren penurunan yang berkelanjutan pada pasangan USD/JPY hanya akan terjadi jika ada dua kondisi yang terpenuhi. Pertama, data ekonomi AS harus melunak secara signifikan, yang memungkinkan The Fed untuk melonggarkan sikapnya. Kedua, Bank of Japan perlu menjadi lebih proaktif untuk memulihkan kepercayaan terhadap stabilitas yen.

Berdasarkan prospek saat ini, UBS memberikan proyeksi sebagai berikut:

  • Pasangan USD/JPY diperkirakan akan mencapai 160 pada akhir tahun 2026.
  • Angka tersebut diprediksi akan sedikit menurun ke level 158 pada pertengahan tahun 2027.

Dengan demikian, UBS menyimpulkan bahwa pasangan mata uang ini akan terus diperdagangkan dalam rentang yang tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Back to latest news

LATEST