Story
UBS Naikkan Peringkat Sonova Jadi 'Beli' Berkat Valuasi dan Siklus Produk

Summary
UBS merevisi peringkat saham produsen alat bantu dengar Sonova menjadi 'Beli', menaikkan target harga secara signifikan dengan alasan valuasi yang lebih menarik dibandingkan pesaing dan siklus produk yang kuat.
UBS AG menaikkan peringkat saham Sonova menjadi 'Beli' dari 'Netral', dengan alasan valuasi yang menarik, siklus produk yang kuat, dan proyeksi laba yang melampaui ekspektasi pasar. Langkah ini mendorong kenaikan harga saham produsen alat bantu dengar tersebut lebih dari 5% dalam perdagangan hari Rabu.
Pendorong Utama Peningkatan Peringkat
Dalam laporannya, UBS mengemukakan tiga faktor utama yang mendukung keputusannya, menjadikan Sonova sebagai pilihan utama di antara produsen alat bantu dengar, mengungguli Demant yang diberi peringkat 'Netral'.
- Valuasi Menarik: UBS mencatat bahwa Sonova saat ini diperdagangkan dengan diskon harga terhadap pendapatan (price-to-earnings) sekitar 5% dibandingkan pesaingnya, Demant. Ini merupakan diskon relatif terdalam dalam hampir lima tahun, berbanding terbalik dengan rata-rata premium historis 15% yang biasanya dimiliki Sonova.
- Siklus Produk yang Kuat: Bank investasi tersebut menyoroti siklus produk *receiver-in-canal* (RIC) Sonova yang dinilai "menarik dan kurang diapresiasi" oleh pasar, yang berpotensi mendorong pertumbuhan.
- Estimasi Laba di Atas Konsensus: Proyeksi laba inti (core EBIT) UBS untuk Sonova berada 4% di atas konsensus untuk tahun fiskal saat ini dan 6% di atas untuk tahun-tahun berikutnya.
Target Harga Baru dan Proyeksi Laba
Seiring dengan peningkatan peringkat, UBS menaikkan target harga 12 bulan untuk Sonova menjadi CHF 242 dari sebelumnya CHF 206. Target baru ini menyiratkan potensi kenaikan sekitar 20% dari harga penutupan saham pada 21 Juli di level CHF 200,40.
AdTarget harga tersebut didasarkan pada model arus kas terdiskonto (DCF) dengan biaya modal rata-rata tertimbang (WACC) sebesar 8,2%. UBS juga merevisi naik estimasi laba per saham (EPS) yang disesuaikan untuk tahun fiskal 2027 hingga 2029, dengan proyeksi yang secara konsisten berada di atas konsensus Vara.
Konteks Industri dan Posisi Sonova
Sonova merupakan pemain terbesar di pasar alat bantu dengar global yang diperkirakan bernilai sekitar $7 miliar. Menurut UBS, sektor alat bantu dengar telah mengungguli sektor medtech Eropa yang lebih luas lebih dari 20% selama tiga bulan terakhir.
UBS meyakini tren positif ini akan berlanjut, karena industri alat bantu dengar relatif terisolasi dari berbagai risiko yang dihadapi sektor medtech lainnya. Risiko tersebut termasuk perlambatan volume prosedur elektif di AS, tekanan inflasi biaya, dan reformasi pengadaan berbasis volume di Tiongkok.