Story

New York City Larang 'Jebakan Langganan' dan Biaya Tersembunyi Mulai 1 Oktober

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20261 min read
New York City Larang 'Jebakan Langganan' dan Biaya Tersembunyi Mulai 1 Oktober
Text size
Background

Pemerintah Kota New York akan mengadopsi kebijakan baru untuk melarang perusahaan menggunakan praktik langganan yang menjebak dan biaya tersembunyi. Aturan yang disebut "Click to Cancel" ini akan mulai berlaku pada 1 Oktober dan bertujuan untuk melindungi konsumen, menurut pernyataan resmi dari pejabat kota.

Detail Aturan Baru

Kebijakan ini memiliki dua komponen utama. Pertama, aturan "Click to Cancel" menargetkan langganan dengan perpanjangan otomatis atau layanan berkelanjutan. Perusahaan diwajibkan untuk mengungkapkan persyaratan langganan secara jelas dan menyediakan proses pembatalan yang transparan dan mudah diakses.

Kedua, aturan mengenai "biaya sampah" (junk fees) mengharuskan bisnis untuk mengiklankan harga penuh barang dan jasa sejak awal. Ini mencakup semua biaya dan ongkos wajib, sehingga tidak ada lagi biaya tambahan yang tersembunyi saat transaksi akhir.

Dampak bagi Bisnis dan Konsumen

Perusahaan yang melanggar aturan baru ini akan menghadapi sanksi yang signifikan. Konsekuensinya mencakup kewajiban memberikan restitusi kepada konsumen dan denda perdata mulai dari $525 per pelanggaran.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dampak finansial dari biaya tersembunyi. Pejabat kota, dengan mengutip laporan konsumen, menyatakan bahwa biaya-biaya semacam itu merugikan rata-rata keluarga dengan empat anggota sekitar $3.200 setiap tahunnya. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan keterjangkauan bagi warga kota.

Konteks Kebijakan

Kantor Walikota New York Zohran Mamdani dan Departemen Perlindungan Konsumen dan Pekerja (Department of Consumer and Worker Protection) mengklaim kebijakan ini sebagai yang pertama dari jenisnya untuk pemerintah kota di Amerika Serikat. Inisiatif ini merupakan bagian dari janji kampanye Walikota Mamdani untuk membuat New York City lebih terjangkau.

Sebelumnya, pemerintahan mantan Presiden Joe Biden telah memperkenalkan aturan "Click to Cancel" di tingkat nasional. Namun, aturan tersebut dibatalkan oleh pengadilan banding federal tahun lalu sebelum sempat diberlakukan, menjadikan langkah New York City sebagai preseden penting di tingkat lokal.

Back to latest news

LATEST