Story

Jefferies Naikkan Peringkat Friedrich Vorwerk Jadi 'Hold' Akibat Valuasi Terbatas

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 14, 20262 min read
Jefferies Naikkan Peringkat Friedrich Vorwerk Jadi 'Hold' Akibat Valuasi Terbatas

Summary

Jefferies menaikkan peringkat saham Friedrich Vorwerk menjadi 'Hold' dari 'Underperform' setelah penurunan tajam harga saham, dengan alasan bahwa risiko penurunan valuasi kini lebih terbatas pada level saat ini.

Text size
Background

Jefferies telah meningkatkan peringkat saham perusahaan infrastruktur energi Jerman, Friedrich Vorwerk Group SE, menjadi "Hold" dari sebelumnya "Underperform". Menurut analisis Jefferies, langkah ini didasarkan pada penurunan harga saham sekitar 40% sejak puncaknya pada Oktober, yang kini membatasi potensi penurunan valuasi lebih lanjut.

Alasan di Balik Peningkatan Peringkat

Jefferies mempertahankan target harga sebesar €65 untuk saham Friedrich Vorwerk tanpa mengubah proyeksi keuangannya. Peningkatan peringkat ini lebih disebabkan oleh valuasi saham yang telah terkoreksi secara signifikan selama delapan bulan terakhir.

Analis Martin Comtesse mencatat bahwa perusahaan kini diperdagangkan pada rasio 6,7 kali EV/EBITDA atau 14 kali rasio harga terhadap laba (P/E) untuk estimasi tahun fiskal 2026. Jefferies menganggap valuasi ini sebagai "cerminan yang adil dari risiko yang meningkat" yang dihadapi perusahaan.

Tantangan Regulasi dan Proyeksi Kinerja

Salah satu risiko utama yang disorot adalah perubahan kebijakan di Jerman. Bundestag baru-baru ini menyetujui undang-undang yang memprioritaskan pembangunan saluran listrik tegangan tinggi DC sebagai kabel udara (*overhead lines*) daripada kabel bawah tanah.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Perubahan ini dapat berdampak pada proyek-proyek masa depan Friedrich Vorwerk, mengingat lebih dari 60% dari *order backlog* perusahaan berada di proyek kelistrikan, di mana sekitar setengahnya terkait langsung dengan kabel bawah tanah. Meskipun proyek yang sudah ada dalam *backlog* tidak akan terpengaruh, tender proyek baru kemungkinan besar akan beralih ke kabel udara, area di mana perusahaan saat ini tidak memiliki eksposur.

Terlepas dari tantangan ini, Jefferies memproyeksikan pertumbuhan EBITDA sebesar 8% dan pertumbuhan EPS sebesar 5% untuk tahun fiskal 2026. Untuk tahun 2027, broker tersebut memproyeksikan pertumbuhan pendapatan 10% dengan margin EBITDA 21,7%.

Skenario Valuasi Jefferies

Berdasarkan analisis arus kas terdiskonto (DCF), Jefferies menyajikan beberapa skenario valuasi yang menghasilkan nilai wajar sebesar €65 per saham dalam skenario dasarnya.

  • Skenario dasar: €65 per saham, dengan asumsi tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) pendapatan organik 10% dari 2025 hingga 2028 dan margin EBITDA berkelanjutan sebesar 21%.
  • Skenario optimistis: €98 per saham, mengasumsikan periode pertumbuhan pertengahan belasan persen dan margin EBITDA di level pertengahan 20-an.
  • Skenario pesimistis: €50 per saham, dengan asumsi pertumbuhan pendapatan datar tanpa perbaikan margin yang berkelanjutan.
Back to latest news

LATEST