Story

Jefferies: Tiga Skenario Ini Dapat Mendorong Harga Emas di Atas $5.000 per Ons

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 5, 20262 min read
Jefferies: Tiga Skenario Ini Dapat Mendorong Harga Emas di Atas $5.000 per Ons

Summary

Analis Jefferies mengidentifikasi tiga skenario ekstrem terkait defisit fiskal, cadangan dolar, dan pembelian bank sentral yang secara independen dapat mendorong harga emas melampaui $5.000 per ons.

Text size
Background

Analis di Jefferies telah menyusun kerangka kerja kuantitatif baru yang memproyeksikan harga emas dapat menembus level $5.000 per ons pada paruh pertama tahun 2027. Model ini mengesampingkan pendorong tradisional seperti suku bunga riil dan dolar AS, dan lebih berfokus pada perilaku cadangan bank sentral serta defisit fiskal.

Kerangka Kerja Baru untuk Harga Emas

Jefferies berpendapat bahwa model penetapan harga emas yang lama, yang sangat bergantung pada suku bunga riil dan nilai tukar dolar AS, telah "rusak" sejak periode 2024-2025. Menurut perusahaan riset tersebut, model-model lama tersebut cenderung menunjukkan harga emas yang jauh di bawah level spot saat ini dan menawarkan sedikit wawasan dalam siklus terkini.

Sebagai gantinya, Jefferies membangun model baru yang berpusat pada tiga variabel utama:

  • Intensitas diversifikasi cadangan: Diukur sebagai total pembelian emas bersih tahunan oleh bank sentral (dalam ton) dibagi dengan pangsa dolar AS dalam cadangan devisa global.
  • Posisi emas vs. obligasi AS: Sebuah penanda biner apakah emas telah melampaui kepemilikan obligasi pemerintah AS (US Treasuries) dalam cadangan bank sentral.
  • Defisit fiskal AS: Diukur sebagai persentase dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Para analis menulis, "Analisis kami menunjukkan bahwa diversifikasi cadangan global ke dalam emas, sebagian besar oleh bank sentral (yang telah dipercepat dalam beberapa tahun terakhir), bersama dengan faktor-faktor yang lebih dipahami seperti posisi fiskal pemerintah negara maju, adalah faktor-faktor yang signifikan secara statistik."

Tiga Skenario Menuju $5.000

Sample IUX Markets – In-articleAd

Model baru ini memperkuat keyakinan Jefferies pada lintasan harga emas yang sudah berada di atas konsensus, yaitu $4.500/ons untuk paruh kedua tahun 2026 dan $5.000/ons untuk paruh pertama tahun 2027. Menurut Jefferies, ada tiga skenario ekstrem yang masing-masing dapat mendorong harga emas melewati $5.000 dengan sendirinya:

  • Kembalinya defisit fiskal AS ke level era Covid, yaitu sekitar 14% dari PDB.
  • Pangsa dolar AS dalam cadangan devisa global anjlok hingga di bawah 40%.
  • Bank-bank sentral di seluruh dunia menggandakan laju pembelian emas mereka saat ini.

Implikasi dan Risiko bagi Investor

Bagi investor pasar saham, reli emas yang berkelanjutan akan secara langsung menguntungkan perusahaan tambang emas besar dan perusahaan royalti. Pendapatan dan arus kas bebas perusahaan-perusahaan seperti Newmont dan Agnico Eagle akan meningkat seiring kenaikan harga emas di atas biaya penopang keseluruhan (*all-in sustaining costs*) mereka.

Namun, model ini juga menyoroti risiko utama. Ancaman terbesar bagi skenario bullish ini adalah pembalikan tren akumulasi oleh bank sentral. Jefferies secara eksplisit menyatakan, "Model kami secara tidak mengejutkan menunjukkan bahwa pergeseran ke penjualan bersih oleh bank sentral akan memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap emas."

Back to latest news

LATEST