Story
Huawei Meluncurkan Solusi Daya dan Pendinginan Canggih untuk Pusat Data AI

Summary
Huawei telah meluncurkan serangkaian produk infrastruktur energi dan manajemen termal baru untuk pusat data AI, yang menandai pergeseran strategis menuju penyimpanan daya terintegrasi dan sistem pendinginan cairan cerdas untuk memenuhi tuntutan komputasi berdensitas tinggi.
Huawei meluncurkan generasi baru produk manajemen energi dan termal untuk Pusat Data Kecerdasan Buatan (AIDC) pada konferensi Huawei Connect tanggal 17-18 September. Pengumuman tersebut, yang dirinci dalam catatan riset dari CITIC Securities, menyoroti dorongan strategis untuk merekayasa ulang infrastruktur pusat data guna mendukung kebutuhan daya dan pendinginan yang terus meningkat dari klaster AI skala besar.
Infrastruktur Baru untuk Era AI
Pada AIDC Infrastructure Summit, Huawei memperkenalkan kerangka kerja untuk mendesain ulang pusat data yang berfokus pada daya, panas, data, dan model konstruksi. Perusahaan ini mengembangkan arsitektur daya Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) yang dirancang untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya, format output, dan lapisan penyimpanan energi.
Rilis produk utama meliputi:
- Taishan UPS: Catu daya tak terputus baru dengan daya kabinet tunggal sebesar 1,28 MW dan efisiensi 98%, dirancang untuk meratakan hingga 70% fluktuasi beban kerja AI.
- UPS DC Terpusat Hengshan: UPS arus searah dengan efisiensi 98,5%, kompatibel dengan sistem 270V, ±400V, dan 800V.
- Baterai Lithium Pintar 5.0: Kabinet baterai 400 kW yang menyediakan daya cadangan selama 10 menit, disesuaikan untuk arsitektur DC tegangan tinggi.
- Sistem Pendingin Cair Cerdas AI: Solusi manajemen termal cerdas yang mencakup rentang daya 450 kW hingga 1,38 MW.
Pergeseran Strategi Daya dan Pendinginan
AdMenurut analisis CITIC Securities, produk-produk ini mencerminkan pergeseran mendasar dalam cara infrastruktur AIDC dirancang. Penyimpanan energi berkembang dari sumber daya cadangan sederhana menjadi sistem berlapis yang menyediakan perataan beban, stabilitas jaringan, dan pengaturan energi. Pendekatan Huawei bertujuan untuk menciptakan sistem terkoordinasi dari UPS, penyimpanan tingkat ruangan, penyimpanan tingkat kampus, dan generator diesel, yang diklaim dapat mengurangi penggunaan generator sekitar 30%.
Dari segi pendinginan, peningkatan kepadatan daya server menjadikan pendinginan cair sebagai kebutuhan. Sistem baru Huawei yang didukung AI melampaui komponen individual untuk menawarkan solusi manajemen termal lengkap. Sistem ini dirancang untuk berkomunikasi langsung dengan prosesor Ascend Huawei untuk menyesuaikan pendinginan dalam waktu lima detik setelah perubahan beban dan menggunakan model AI untuk mendeteksi kebocoran sekecil 0,02 L/menit dan memprediksi masalah kesehatan pendingin hingga tujuh hari sebelumnya.
Implikasi Pasar
CITIC Securities memandang perkembangan ini sebagai validasi tren industri utama. Seiring dengan peningkatan skala pusat data AI hingga tingkat megawatt dan gigawatt, infrastruktur beralih dari peran pendukung menjadi sistem terintegrasi komputasi, daya, dan manajemen termal. Laporan ini mengidentifikasi penyimpanan energi dan pendinginan cair sebagai area pertumbuhan paling signifikan dalam paradigma baru ini.
Analis menyarankan bahwa seiring dengan penerapan proyek AIDC, pasar harus memantau tingkat adopsi aktual penyimpanan energi canggih dan peningkatan nilai sistem pendinginan cair terintegrasi. Laporan tersebut juga mencatat potensi risiko, termasuk pembangunan AIDC yang lebih lambat dari perkiraan, fluktuasi permintaan komputasi AI, dan peningkatan persaingan industri.