Story

BofA Naikkan Peringkat Imperial Brands Menjadi 'Beli', Kekhawatiran Pertumbuhan FY26 Mereda

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 15, 20261 min read
BofA Naikkan Peringkat Imperial Brands Menjadi 'Beli', Kekhawatiran Pertumbuhan FY26 Mereda

Summary

Bank of America menaikkan peringkat saham Imperial Brands menjadi 'Beli' dari 'Netral', menyatakan bahwa kekhawatiran pasar terhadap prospek pendapatan produsen tembakau tersebut terlalu berlebihan.

Text size
Background

Bank of America (BofA) telah menaikkan peringkat saham Imperial Brands PLC (LON:IMB) menjadi "Beli" dari sebelumnya "Netral". Peningkatan ini didasari oleh pandangan bahwa kekhawatiran investor mengenai perlambatan pertumbuhan pendapatan pada tahun fiskal 2026 tidak berdasar, sementara valuasi saham yang menarik menawarkan ruang untuk kenaikan lebih lanjut.

Alasan di Balik Peningkatan Peringkat

Analis BofA berpendapat bahwa pasar telah bereaksi berlebihan terhadap potensi perlambatan pertumbuhan laba Imperial Brands pada tahun fiskal 2026. Kekhawatiran ini sebagian besar dipicu oleh perkembangan terbaru di Australia, di mana perubahan cukai dan langkah-langkah penegakan hukum telah menekan volume industri.

Namun, BofA menyoroti bahwa Australia hanya menyumbang sekitar 4% dari total laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) grup. Bank investasi tersebut meyakini bahwa penetapan harga yang lebih kuat dan peningkatan pangsa pasar akan lebih dari cukup untuk mengimbangi pelemahan jangka pendek di pasar Australia. BofA bahkan memproyeksikan Australia akan kembali memberikan kontribusi positif terhadap laba mulai tahun fiskal 2027.

Prospek dan Dampak Pasar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Seiring dengan peningkatan peringkat, BofA juga menaikkan target harga untuk Imperial Brands menjadi 3.200 pence dari 2.675 pence. Target baru ini menyiratkan potensi kenaikan sekitar 17% dari level saat ini. Merespons berita ini, saham Imperial Brands naik 0,6% menjadi GBP 2.689 dalam perdagangan di London, melampaui kinerja indeks FTSE 100 yang lebih luas yang turun 0,7%.

BofA menambahkan bahwa di luar Australia, Imperial terus diuntungkan oleh beberapa faktor positif:

  • Penetapan harga yang tangguh di seluruh portofolio tembakau konvensional.
  • Pertumbuhan yang suportif dari produk generasi baru (next-generation products).
  • Potensi valuta asing menjadi faktor pendorong (tailwind) mulai paruh kedua tahun 2027.

Menurut BofA, valuasi Imperial Brands saat ini tidak menuntut (undemanding) jika dibandingkan dengan para pesaingnya, meskipun perusahaan secara konsisten mampu memberikan pertumbuhan EBIT berkelanjutan sebesar 3%-5%. Hal ini menjadikan saham tersebut sebagai titik masuk yang menarik bagi investor.

Back to latest news

LATEST