Story

Citi: Potensi Kenaikan Euro Terbatas Meski Prospek Suku Bunga ECB Hawkish

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 9, 20261 min read
Citi: Potensi Kenaikan Euro Terbatas Meski Prospek Suku Bunga ECB Hawkish
Text size
Background

Menurut riset terbaru dari Citi, potensi penguatan euro diperkirakan terbatas meskipun Bank Sentral Eropa (ECB) kemungkinan akan menaikkan suku bunga dengan nada *hawkish* pekan ini. Ekspektasi pasar yang sudah tinggi dinilai menjadi faktor utama yang membatasi ruang kenaikan nilai tukar.

Kenaikan Suku Bunga Telah Diantisipasi

Analis di Citi, sejalan dengan konsensus pasar, memproyeksikan ECB akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps). Langkah ini telah sepenuhnya diperhitungkan (*fully priced in*) oleh pasar, yang tercermin dari *overnight indexed swaps* (OIS) yang mengindikasikan harga kenaikan sebesar 25,1 bps.

Oleh karena itu, menurut Citi, pengumuman kenaikan suku bunga itu sendiri kemungkinan tidak akan memicu reaksi signifikan di pasar valuta asing (forex). Kenaikan suku bunga ke level 2,5% juga dinilai masih berada dalam wilayah netral.

Ruang Penguatan EUR/USD Terbatas

Meskipun ada risiko pertemuan ECB akan cenderung *hawkish*, terutama jika ada revisi kenaikan pada proyeksi inflasi, Citi berpendapat dampaknya terhadap pasangan mata uang EUR/USD akan terbatas. Hal ini karena pasar telah mengantisipasi sikap agresif dari bank sentral tersebut.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Saat ini, ekspektasi pasar telah mencakup dua kenaikan suku bunga tambahan sebesar 25 bps masing-masing untuk bulan Desember 2026 dan Juni 2027. Citi menyatakan bahwa pasar akan kesulitan untuk menambahkan premi kenaikan lebih lanjut hanya berdasarkan panduan dari ECB, dan akan memerlukan data ekonomi aktual atau perkembangan geopolitik sebagai pemicu baru.

Konteks Ekonomi Mendukung Sikap Agresif

Risiko dari pertemuan ECB dinilai lebih condong ke arah *hawkish*, didukung oleh kemungkinan revisi naik pada proyeksi inflasi dari staf ECB. Kekhawatiran pasar terhadap "kesalahan kebijakan stagflasi"—yaitu pengetatan moneter di tengah perlambatan ekonomi—diperkirakan akan mereda.

Menurut Citi, meredanya kekhawatiran ini didasari oleh data ekonomi Uni Eropa yang kuat baru-baru ini serta berbagai kejutan positif lainnya. Hal ini memberikan ruang bagi ECB untuk mempertahankan sikap yang lebih agresif dalam mengendalikan inflasi.

Back to latest news

LATEST