Story
CEO Cracker Barrel Julie Masino Mundur Setahun Setelah Kontroversi Logo

Summary
Julie Masino akan mengundurkan diri sebagai CEO Cracker Barrel efektif 10 Agustus, setahun setelah perusahaan menghadapi kontroversi terkait perubahan logo. David Deno, seorang veteran industri restoran, akan mengambil alih posisi puncak tersebut.
Cracker Barrel pada hari Senin mengumumkan bahwa Chief Executive Officer (CEO) Julie Masino akan mengundurkan diri, hampir setahun setelah perusahaan menghadapi reaksi negatif dari kalangan konservatif atas keputusan singkat untuk mengubah logo ikoniknya. Posisi puncak tersebut akan diisi oleh veteran industri restoran, David Deno.
Detail Pergantian Kepemimpinan
Menurut pengumuman perusahaan, Masino akan resmi meninggalkan jabatannya sebagai CEO pada 10 Agustus setelah menjabat selama sekitar tiga tahun. Ia akan tetap berada di perusahaan dalam kapasitas sebagai penasihat hingga 9 Oktober untuk memastikan transisi yang mulus.
Penggantinya, David Deno, memiliki rekam jejak yang panjang di industri restoran. Ia sebelumnya menjabat sebagai CEO di Bloomin' Brands, perusahaan induk dari beberapa jaringan restoran. Deno juga pernah memegang posisi senior di peritel elektronik Best Buy dan Yum Brands.
Konteks Kontroversi dan Dampak Bisnis
Langkah ini menyusul periode penuh gejolak bagi Cracker Barrel. Pada Agustus 2025, perusahaan memicu kontroversi di media sosial setelah mengumumkan rencana untuk memodernisasi logo dan tata letak tokonya. Rencana tersebut termasuk mengganti papan nama "Old-Timer" yang menampilkan gambar "Uncle Herschel", sosok yang telah menjadi ikon merek selama puluhan tahun.
AdReaksi negatif yang tajam, yang juga diikuti oleh tokoh politik seperti Donald Trump, memaksa perusahaan untuk membatalkan perubahan tersebut dan kembali ke logo lamanya. Pada September 2025, Cracker Barrel mengakui bahwa kontroversi tersebut telah berdampak negatif pada lalu lintas pengunjung toko dan mengeluarkan proyeksi pendapatan tahunan di bawah estimasi analis.
Reaksi Pasar dan Kinerja Saham
Kinerja saham Cracker Barrel (NASDAQ: CBRL) mencerminkan periode yang menantang ini. Saham perusahaan anjlok hampir 52% tahun lalu, meskipun telah berhasil pulih dengan kenaikan dua kali lipat sepanjang tahun ini. Setelah pengumuman pergantian CEO pada hari Senin, saham tercatat turun sekitar 4%.
Terlepas dari pergantian kepemimpinan, perusahaan baru-baru ini melaporkan perkembangan positif. Pekan lalu, Cracker Barrel mengumumkan telah melakukan divestasi sebagian bisnis Maple Street Biscuit dan memperkirakan akan melampaui prospek laba inti untuk tahun fiskal 2026.