Story
Saham Allegro Menguat Usai Barclays Naikkan Peringkat, Sebut Banyak Pendorong Pertumbuhan

Summary
Barclays menaikkan peringkat saham Allegro menjadi 'Overweight' dengan target harga yang lebih tinggi sebesar 74%, mengutip potensi pertumbuhan jangka panjang dan eksekusi yang kuat dari raksasa e-commerce Polandia tersebut.
Saham perusahaan e-commerce Polandia, Allegro, naik 2% pada awal perdagangan Jumat setelah Barclays menaikkan peringkatnya menjadi "Overweight" dari "Equal Weight". Bank investasi tersebut juga menaikkan target harga secara signifikan sebesar 74% menjadi 61 zloty Polandia dari 35 zloty sebelumnya.
Pendorong Peningkatan Peringkat
Dalam catatannya, analis Barclays Andrew Ross menyebut Allegro sebagai "aset berkualitas tinggi dengan banyak pendorong untuk tumbuh dengan baik dan melakukan monetisasi dalam jangka panjang, dengan eksekusi yang kuat." Peningkatan ini didasarkan pada beberapa perkembangan positif yang sebelumnya terlewatkan oleh bank tersebut.
Faktor-faktor kunci yang mendorong optimisme Barclays meliputi:
- Berakhirnya tekanan jual dari investor ekuitas swasta (private equity overhang).
- Meredanya persaingan dari platform Tiongkok terkait perubahan aturan impor de minimis.
- Renegosiasi kontrak logistik yang menguntungkan dengan InPost.
- Kinerja perdagangan yang kuat pada kuartal kedua dan ketiga.
Proyeksi Keuangan dan Valuasi Baru
AdSebagai hasil dari perkembangan ini, Barclays menaikkan estimasi EBITDA Allegro untuk tahun 2027-2028 sebesar 6-7%. Secara lebih rinci, bank tersebut menaikkan estimasi Nilai Transaksi Bruto (GMV) 2026 sebesar 2% dan EBITDA sebesar 3%, serta estimasi GMV 2027 sebesar 4% dan EBITDA sebesar 7%.
Analis menyoroti tahun 2028 sebagai momen penting untuk valuasi, karena margin diperkirakan akan mengalami titik balik seiring berlakunya ketentuan pengiriman yang lebih baik dan potensi operasional internasional Allegro mendekati titik impas EBITDA. Target harga baru sebesar 61 zloty mencerminkan penilaian ulang (re-rating) ke kelipatan 16 kali proyeksi laba tahun 2028, yang dinilai sebagai nilai yang baik untuk saham dengan potensi pertumbuhan laba dua digit.
Skenario dan Risiko ke Depan
Barclays juga memaparkan beberapa skenario. Dalam skenario optimistis, pertumbuhan GMV tambahan, program pembelian kembali saham yang lebih besar, dan kemajuan dalam strategi tekfin dapat mendukung valuasi hingga 78 zloty per saham. Sebaliknya, risiko penurunan termasuk perlambatan makroekonomi atau persaingan yang kembali ketat dari platform Tiongkok.
Analis mencatat bahwa katalis jangka pendek terbatas, namun hasil kinerja kuartal keempat yang akan dirilis pada bulan Maret mendatang diharapkan dapat memberikan pembaruan mengenai target jangka menengah perusahaan. Investor akan memantau indikator ekonomi Polandia seperti data penjualan ritel untuk mengukur tren perdagangan.