Story
Barclays Pangkas Peringkat Travis Perkins di Tengah Kekhawatiran Pasar Properti

Barclays telah menurunkan peringkat saham grup material bangunan Travis Perkins (LON:TPK) menjadi “underweight” dari sebelumnya “overweight”. Bank investasi tersebut juga memangkas target harga secara drastis menjadi 463 pence dari 850 pence, dengan alasan kekhawatiran bahwa melemahnya permintaan perumahan di Inggris akan kembali menekan margin perusahaan.
Alasan di Balik Penurunan Peringkat
Analis Barclays menyatakan kekhawatiran bahwa kondisi pasar yang lebih lemah akan menjadikan tahun 2026 sebagai tahun persaingan harga yang agresif di segmen distributor spesialis. Mereka meyakini margin kotor dapat kembali berada di bawah tekanan kompetitif, sebuah risiko yang diyakini semakin meningkat.
Menurut Barclays, kondisi ini pernah terjadi di masa lalu dengan latar belakang volume pasar yang lemah dan inflasi material yang meningkat. Bank tersebut memperkirakan kondisi serupa akan terjadi pada paruh kedua tahun ini, yang dapat memicu penurunan valuasi saham lebih lanjut seiring dengan potensi revisi turun proyeksi laba.
Proyeksi Laba dan Valuasi
AdBarclays menyoroti bahwa pasar mungkin menjadi semakin khawatir bahwa penurunan margin operasional segmen *merchanting* Travis Perkins—dari 7,8% pada 2023 menjadi 3,3% pada 2025—lebih bersifat struktural karena persaingan, bukan sekadar siklikal.
Beberapa poin penting dari analisis Barclays meliputi:
- Estimasi laba sebelum pajak untuk tahun 2026 kini 6% di bawah konsensus Bloomberg saat ini.
- Target harga baru sebesar 463 pence didorong oleh pemangkasan estimasi margin *merchanting* terminal menjadi 3,4% dari sebelumnya 6%.
- Target baru ini mengimplikasikan potensi penurunan 16% dari level saat ini.
- Saham saat ini diperdagangkan pada valuasi 22 kali laba tahun berjalan, di atas tiga puncak terakhirnya di kisaran 18 hingga 20 kali.
Barclays menambahkan bahwa katalis potensial berikutnya bagi saham adalah rilis laporan keuangan semester pertama pada 4 Agustus, yang berisiko tidak mencapai ekspektasi konsensus. Sementara itu, Barclays mempertahankan peringkat “overweight” untuk Howden Joinery dan Breedon Group.