Story

Jefferies Jadikan Bank of America Pilihan Utama, Soroti Potensi Jangka Panjang

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 8, 20262 min read
Jefferies Jadikan Bank of America Pilihan Utama, Soroti Potensi Jangka Panjang
Text size
Background

Jefferies telah menunjuk Bank of America sebagai *franchise pick* atau pilihan waralaba utamanya, dengan alasan prospek jangka panjang yang menarik. Penilaian ini didasarkan pada potensi kenaikan pendapatan yang signifikan dari penyesuaian harga aset (*re-pricing*), meskipun ada ekspektasi pelemahan pendapatan dari segmen perbankan investasi dalam jangka pendek.

Prospek Cerah dari Penyesuaian Harga Aset

Alasan utama Jefferies adalah potensi *re-pricing* aset dengan suku bunga tetap milik Bank of America, yang sebagian besar akan terjadi di masa mendatang. Sekitar 90% dari aset yang jatuh tempo dijadwalkan antara tahun 2027-2031, yang mendukung prospek pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 5% hingga 7% dalam jangka menengah.

Jefferies memproyeksikan target marjin bunga bersih (NIM) bank ini bisa mencapai 2,30% hingga 2,40%, naik dari 2,08% pada kuartal kedua. Potensi ini berasal dari tiga portofolio aset berimbal hasil rendah yang akan disesuaikan harganya:

  • Portofolio sekuritas berbasis hipotek (*mortgage-backed securities*) senilai $410 miliar dengan imbal hasil 1,9%.
  • Portofolio obligasi pemerintah AS (*Treasury*) senilai $121 miliar dengan imbal hasil 1,4%.
  • Portofolio hipotek residensial senilai $226 miliar dengan imbal hasil 3,5%.

Penempatan kembali dana dari aset-aset ini diperkirakan akan memberikan kenaikan imbal hasil sebesar 150 hingga 200 basis poin.

Tantangan Jangka Pendek di Perbankan Investasi

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di sisi lain, Jefferies mengakui bahwa pelemahan pendapatan dari jasa perbankan investasi mendorong penyesuaian ke bawah pada estimasi laba per saham (EPS). Menurut data Dealogic, pendapatan dari segmen ini untuk kuartal ketiga 2026 diproyeksikan turun 40% secara tahunan (*year-over-year*).

Namun, Jefferies memodelkan penurunan yang lebih moderat sebesar 21%, dengan ekspektasi kinerja yang lebih kuat pada bulan September. Pelemahan ini terkonsentrasi pada jasa penasihat (turun 57%) dan pasar modal utang (turun 46%). Sebaliknya, pendapatan dari pasar modal ekuitas justru naik 24%. Jefferies memandang pelemahan ini lebih sebagai masalah waktu penyelesaian transaksi (*deal timing*) daripada erosi fundamental bisnis.

Revisi Estimasi dan Valuasi

Sebagai akibat dari dinamika ini, Jefferies sedikit merevisi estimasi EPS untuk Bank of America pada tahun 2026 menjadi $4,65 (dari $4,70) dan pada tahun 2027 menjadi $5,30 (dari $5,35). Perusahaan riset tersebut juga memperkenalkan estimasi EPS untuk tahun 2028 sebesar $5,90.

Jefferies berpendapat bahwa Bank of America layak mendapatkan valuasi yang lebih tinggi seiring dengan membaiknya potensi laba, *return on tangible common equity* (ROTCE), dan kualitas waralaba. Mereka memproyeksikan ROTCE inti perseroan dapat mencapai 17,4% pada tahun 2027.

Back to latest news

LATEST