Story

Airbus & Boeing Sewa Pesawat Antonov Raksasa Atasi Keterlambatan Pasokan Suku Cadang

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 15, 20262 min read
Airbus & Boeing Sewa Pesawat Antonov Raksasa Atasi Keterlambatan Pasokan Suku Cadang

Summary

Airbus dan Boeing dilaporkan menyewa salah satu pesawat kargo terbesar di dunia, Antonov An-124, untuk mempercepat pengiriman aerostruktur penting, menandakan tekanan yang masih berlanjut dalam rantai pasok industri dirgantara.

Text size
Background

Airbus dan Boeing dalam beberapa minggu terakhir telah menyewa salah satu pesawat kargo terbesar di dunia untuk mempercepat pengiriman komponen pesawat. Langkah ini merupakan indikasi kuat adanya ketegangan yang masih membayangi rantai pasok industri dirgantara global.

Menurut laporan dari tiga sumber industri dan dua dokumen regulator, kedua raksasa manufaktur pesawat tersebut menggunakan pesawat angkut Antonov An-124 untuk mengangkut aerostruktur penting bagi beberapa program pesawat sipil dan militer mereka.

Langkah Darurat di Lini Produksi

Penggunaan pesawat kargo seukuran An-124 untuk pengiriman komponen merupakan langkah yang tidak biasa dan berbiaya tinggi. Biasanya, produsen pesawat mengandalkan jaringan angkutan laut dan darat yang lebih ekonomis untuk memindahkan bagian-bagian besar antar lokasi produksi. Peralihan ke angkutan udara yang mahal ini menunjukkan bahwa stok penyangga menipis dan ada urgensi untuk menjaga agar lini perakitan tidak terhenti.

Langkah ini menyoroti tekanan yang dihadapi produsen untuk memenuhi jadwal produksi di tengah pemulihan permintaan pasca-pandemi. Meskipun rantai pasok secara umum telah membaik, beberapa area, terutama di sektor aerostruktur dan komponen interior seperti kursi, masih mengalami kendala.

Detail Pengiriman dan Konfirmasi

Berdasarkan sumber, pengiriman yang dilakukan baru-baru ini meliputi:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Airbus: Mengangkut suku cadang untuk jet berbadan lebar andalannya, A350. Langkah ini disebut terkait dengan masalah di bekas pabrik Spirit AeroSystems di Kinston, North Carolina, yang diakuisisi Airbus Desember lalu. Sebelumnya, komponen dari pabrik ini dikirim melalui laut.
  • Boeing: Mengangkut bagian badan pesawat (fuselage) atas untuk program 767, yang rangkanya digunakan untuk pesawat kargo dan tanker pengisian bahan bakar udara. Boeing juga dilaporkan menggunakan metode serupa untuk suku cadang 777 Freighter awal tahun ini.

Seorang juru bicara Airbus mengonfirmasi bahwa perusahaan "terkadang menggunakan Antonov" tanpa merinci apakah itu termasuk untuk A350. Sementara itu, juru bicara Boeing menyatakan perusahaan menggunakan "berbagai metode transportasi untuk menjaga stabilitas produksi kami," tanpa berkomentar langsung mengenai penggunaan An-124.

Implikasi bagi Industri

Dokumen yang diajukan ke Departemen Transportasi AS oleh Boeing, yang ditinjau oleh Reuters, menyatakan bahwa suku cadang 767 tersebut "sangat dibutuhkan untuk produksi" dan penundaan pengirimannya "akan menimbulkan biaya ekonomi yang signifikan jika tidak dihindari."

Bagi investor dan pengamat pasar, penggunaan angkutan udara darurat ini menggarisbawahi kerapuhan jadwal produksi pesawat. Meskipun pengiriman pesawat secara keseluruhan meningkat tahun ini, insiden-insiden seperti ini menunjukkan bahwa risiko penundaan produksi masih menjadi perhatian utama bagi kedua produsen pesawat terkemuka dunia.

Back to latest news

LATEST