Story

BofA: AI Terlalu Vital untuk Diperlambat, Terlalu Cepat untuk Diregulasi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20262 min read
BofA: AI Terlalu Vital untuk Diperlambat, Terlalu Cepat untuk Diregulasi

Summary

Analis Bank of America berpendapat bahwa persaingan global akan terus mendorong permintaan chip AI, mengesampingkan kekhawatiran regulasi sebagai 'gangguan' jangka pendek. Valuasi saham semikonduktor juga dinilai masih menarik meskipun telah mengalami kenaikan signifikan.

Text size
Background

Analis Bank of America (BofA) menyatakan bahwa kompetisi, bukan regulasi, yang akan menjadi pendorong utama permintaan chip kecerdasan buatan (AI). Mereka berpendapat bahwa kontroversi baru-baru ini seputar laju pengembangan AI hanyalah "gangguan" (*noise*) jika dibandingkan dengan pembangunan struktural jangka panjang yang jauh lebih besar di sektor ini.

Kompetisi Mendorong Belanja Modal

Menurut tim analis yang dipimpin oleh Vivek Arya, perlombaan AI global telah menciptakan permintaan yang kuat. Sinyal ini terlihat dari utilisasi jaringan yang mencapai 100%, kenaikan tarif sewa untuk chip generasi lama, dan persaingan ketat antara Amerika Serikat dan Tiongkok, *hyperscaler* dengan *neocloud*, serta program AI negara.

BofA memandang lanskap ini sebagai "dilema tahanan klasik," di mana para pelaku pasar mungkin lebih memilih pengekangan kolektif, tetapi secara individu tidak ada yang mampu untuk menahan diri. Bank investasi tersebut memproyeksikan belanja modal (capex) terkait AI dapat melonjak tiga kali lipat menjadi lebih dari $3 triliun pada akhir dekade ini.

Valuasi Semikonduktor Masih Menarik

Meskipun Philadelphia Semiconductor Index telah melonjak 67% sepanjang tahun ini, analis BofA menilai valuasi saham-saham di sektor ini masih terlihat menarik. Indeks tersebut diperdagangkan pada rasio harga terhadap laba (*price-to-earnings*) ke depan sebesar 19 kali, sejalan dengan S&P 500, meskipun pertumbuhan laba tahunannya mencapai 139%, atau sekitar tujuh kali lebih cepat dari pasar secara keseluruhan.

Jika dilihat dari basis 24 bulan ke depan, indeks ini diperdagangkan pada rasio P/E 14,8 kali, sebuah diskon 11% terhadap S&P 500. Menurut BofA, hal ini menyiratkan adanya skeptisisme yang "berlebihan" dari pasar terhadap keberlanjutan belanja AI.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Prospek Regulasi dan Risiko Jangka Pendek

BofA tidak memperkirakan adanya intervensi regulasi yang mampu memperlambat penyebaran AI atau belanja modal secara signifikan. Sebaliknya, mereka mengantisipasi hasil regulasi akan lebih menyerupai swa-regulasi yang dipimpin oleh industri, mirip dengan badan seperti FINRA di bidang keuangan atau MPA di industri film.

Namun, para analis tetap berhati-hati secara taktis dalam jangka pendek akibat beberapa faktor, termasuk:

  • Ketidakpastian suku bunga
  • Ketegangan di Timur Tengah
  • Pemilu paruh waktu AS pada 2 November
  • Meningkatnya penolakan terhadap ekspansi pusat data

Laporan pendapatan Micron (NASDAQ:MU) pada 30 September mendatang disebut sebagai salah satu katalis penting yang akan diawasi pasar untuk menguji ketahanan harga di sektor memori.

Back to latest news

LATEST