Story

Laporan Morgan Stanley: Korporasi AS Buktikan AI Mampu Tingkatkan Laba dan Produktivitas

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20262 min read
Laporan Morgan Stanley: Korporasi AS Buktikan AI Mampu Tingkatkan Laba dan Produktivitas

Summary

Semakin banyak perusahaan di AS yang melaporkan keuntungan finansial dan produktivitas nyata dari penerapan AI, menurut analisis Morgan Stanley. Hal ini meredakan kekhawatiran investor mengenai imbal hasil dari masifnya investasi pada teknologi ini.

Text size
Background

Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat semakin banyak memberikan bukti nyata bahwa kecerdasan buatan (AI) mampu memberikan keuntungan finansial dan produktivitas yang terukur. Menurut laporan Morgan Stanley, hal ini meredakan kekhawatiran investor bahwa lonjakan belanja AI selama ini belum menghasilkan imbal hasil yang berarti.

Manfaat AI Semakin Nyata

Analisis Morgan Stanley terhadap lebih dari 17.000 paparan kinerja dan presentasi perusahaan menemukan bahwa diskusi mengenai manfaat AI yang dapat diukur terus meningkat pada kuartal kedua. Perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada penggunaan eksperimental, tetapi semakin menyoroti hasil bisnis yang konkret.

Laporan tersebut mencatat beberapa temuan kunci:

  • 40% perusahaan yang diklasifikasikan sebagai pengadopsi AI melaporkan setidaknya satu manfaat terukur pada kuartal kedua, naik dari 37% pada kuartal sebelumnya dan hampir dua kali lipat dari 21% setahun yang lalu.
  • Di antara perusahaan S&P 500 secara umum, sekitar 25% membahas manfaat AI yang dapat diukur, meningkat dari 14% pada tahun sebelumnya.

Komentar terkait manfaat finansial—termasuk peningkatan pendapatan, biaya operasional yang lebih rendah, dan efisiensi modal—mendominasi diskusi, diikuti oleh peningkatan produktivitas.

Sektor Teknologi Memimpin Adopsi

Sektor teknologi tetap menjadi yang paling vokal dalam melaporkan keuntungan dari AI, dengan 51% perusahaannya menyebutkan manfaat yang terukur. Namun, adopsi yang lebih luas terlihat di sektor lain, dengan perusahaan jasa komunikasi berada di urutan kedua (44%) dan diikuti oleh perusahaan keuangan (37%).

Sample IUX Markets – In-articleAd

Data ini mengindikasikan bahwa dampak positif AI tidak lagi terbatas pada industri teknologi tradisional, tetapi telah meluas ke berbagai sektor ekonomi lainnya. Hal ini menunjukkan potensi AI untuk menjadi pendorong efisiensi di seluruh pasar.

Dampak pada Tenaga Kerja dan Contoh Konkret

Dampak AI terhadap ketenagakerjaan juga menjadi bagian yang semakin besar dalam diskusi perusahaan, meskipun masih lebih jarang dibicarakan daripada produktivitas. Sekitar 10% perusahaan S&P 500 membahas implikasi tenaga kerja pada kuartal kedua, naik dari sekitar 6% setahun sebelumnya.

Alih-alih pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, perusahaan lebih banyak menggambarkan AI sebagai alat untuk memperlambat perekrutan, mengotomatisasi pekerjaan rutin, dan meningkatkan pendapatan tanpa menambah jumlah staf. Morgan Stanley menyebut tren ini sebagai "pemisahan antara pendapatan dan jumlah karyawan".

Beberapa contoh yang dikutip dalam laporan tersebut antara lain:

  • Airbnb (ABNB): Mengurangi biaya layanan pelanggan melalui AI.
  • HP Inc (HPQ): Menargetkan penghematan tahunan sebesar $1 miliar dari operasional yang didukung AI.
  • Verizon (VZ): Melaporkan penghematan energi lebih dari $200 juta.
  • Exxon Mobil (XOM): Menggunakan AI untuk menganalisis data pengeboran dalam hitungan minggu, bukan lagi tahunan.
Back to latest news

LATEST