Story

Saham SpaceX Anjlok ke Rekor Terendah di Tengah Ancaman Lock-up dan Rumor Merger Tesla

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 23, 20262 min read
Saham SpaceX Anjlok ke Rekor Terendah di Tengah Ancaman Lock-up dan Rumor Merger Tesla

Summary

Saham SpaceX (SPCX) jatuh ke level terendah 52 minggu, tertekan oleh berakhirnya periode lock-up senilai $123 miliar yang akan datang dan spekulasi merger dengan Tesla, menciptakan ketidakpastian bagi investor.

Text size
Background

Saham Space Exploration Technologies Corp (SPCX) anjlok ke level terendah dalam 52 minggu terakhir, menyentuh $115,19 pada 22 Juli. Penurunan signifikan ini—mencapai 26,17% dalam sebulan terakhir—menempatkan saham perusahaan tersebut di bawah tekanan menjelang berakhirnya periode *lock-up* saham senilai miliaran dolar pada awal Agustus.

Ancaman Berakhirnya Periode Lock-up

Faktor utama yang menekan saham SPCX dalam jangka pendek adalah berakhirnya periode penguncian saham (*lock-up expiry*) yang masif. Peristiwa ini akan terjadi pada awal Agustus, setelah perusahaan merilis laporan kuartalan pertamanya sebagai perusahaan publik.

Menurut analisis Reuters, sekitar 911,5 juta lembar saham senilai kurang lebih $123 miliar (berdasarkan harga IPO) akan dapat diperjualbelikan secara bebas. Tekanan jual potensial dari pemegang saham awal ini menciptakan sentimen negatif yang signifikan di pasar. Sejak IPO yang memecahkan rekor senilai $75 miliar, kapitalisasi pasar SpaceX telah menyusut sekitar $280 miliar dari puncaknya.

Pandangan Analis Terbelah dan Spekulasi Merger

Wall Street menunjukkan pandangan yang terbagi terhadap prospek SpaceX. Di satu sisi, analis seperti Bernstein SocGen memberikan peringkat "Outperform" dengan target harga $239. Di sisi lain, Piper Sandler menginisiasi cakupan dengan peringkat "Neutral" dan target harga $156, menyoroti risiko dari berakhirnya *lock-up* dan ketidakpastian seputar potensi merger dengan Tesla.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Model "Fair Value" dari InvestingPro bahkan mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut dengan valuasi wajar di $111,37, di bawah harga saat ini. Ketidakpastian diperparah oleh rumor merger dengan Tesla, yang tidak disangkal oleh Elon Musk dalam rapat pendapatan Tesla pada 22 Juli. Gene Munster dari Deepwater memperkirakan probabilitas 90% bahwa kombinasi ini pada akhirnya akan terjadi, meskipun JPMorgan menyoroti potensi hambatan regulasi dan tata kelola yang kompleks.

Prospek Jangka Panjang: Pusat Data Orbital

Di tengah gejolak jangka pendek, tesis investasi jangka panjang untuk SpaceX berpusat pada proyek ambisius pusat data orbitalnya, yang disebut "Starmind". Sebuah riset dari Deutsche Bank pada 14 Juli memproyeksikan bahwa konstelasi ini dapat mencapai paritas biaya dengan pusat data di darat pada awal tahun 2030-an.

Visi ini, yang didukung oleh peluncuran Starship berskala besar dan integrasi vertikal, menjadi dasar bagi target harga bullish para analis. Namun, investor saat ini dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan valuasi yang masih tinggi—diperdagangkan pada 49 kali lipat dari pendapatan yang diharapkan—dengan potensi keuntungan dari sebuah proyek yang baru akan terealisasi dalam satu dekade mendatang.

Back to latest news

LATEST