Story
Miliarder Venezuela yang Diselidiki AS atas Pencucian Uang Kini Raih Kontrak Minyak Pentagon

Summary
Departemen Pertahanan AS telah menandatangani kesepakatan minyak jangka panjang dengan perusahaan milik Alejandro Betancourt, seorang miliarder Venezuela yang hingga baru-baru ini menjadi target penyelidikan pencucian uang AS terkait dana PDVSA.
Seorang miliarder Venezuela yang sebelumnya menjadi target penyelidikan pencucian uang oleh Amerika Serikat kini telah mendapatkan kesepakatan minyak jangka panjang yang signifikan dengan Pentagon. Kesepakatan ini menandai perubahan nasib yang drastis bagi Alejandro Betancourt dan memberikan AS akses ke sekitar seperlima cadangan minyak mentah Venezuela selama beberapa dekade.
Rincian Kemitraan Strategis
Berdasarkan pengumuman yang dilaporkan oleh Reuters, kesepakatan tersebut melibatkan entitas pemerintah AS yang mengambil posisi signifikan dalam perusahaan milik Betancourt, North American Blue Energy Partners (NABEP), yang dikenal sebagai produsen minyak mentah di Venezuela.
Struktur kesepakatan tersebut adalah sebagai berikut:
- Kantor Modal Strategis Pentagon (Office of Strategic Capital) akan mengambil 35% saham di NABEP.
- Departemen Luar Negeri AS mendapatkan hak untuk membeli 20% minyak NABEP dengan harga pokok.
- AS juga akan memiliki akses preferensial terhadap sisa 80% dari total produksi perusahaan.
Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa rekam jejak NABEP dalam memompa minyak di Venezuela menjadikan Betancourt mitra terbaik untuk membantu meningkatkan produksi di bawah perjanjian baru ini.
Latar Belakang Hukum dan Peran Politik
AdKesepakatan ini menjadi sorotan karena Betancourt hingga baru-baru ini menjadi subjek penyelidikan pencucian uang di AS terkait dugaan penggelapan dana dari perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA. Menurut empat sumber yang mengetahui masalah ini, jaksa federal AS di Florida telah menghentikan sementara penyelidikan mereka terhadap Betancourt.
Reuters melaporkan bahwa Betancourt memainkan peran kunci dalam membantu strategi pemerintahan Trump menjelang penangkapan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro. Dia dilaporkan memberikan informasi yang membantu penegakan blokade angkatan laut AS yang menargetkan tanker minyak yang terkena sanksi. Sarah Chouraqui, pengacara NABEP, menyatakan bahwa "tuduhan yang dipermasalahkan telah diperiksa secara ekstensif oleh pihak berwenang di berbagai yurisdiksi, dan tidak ada tuntutan yang diajukan terhadapnya."
Selain di AS, Betancourt juga pernah diselidiki di Spanyol dan Swiss. Pihak berwenang Swiss dilaporkan telah menarik permintaan ekstradisi dari Inggris pada bulan Mei, meskipun Kantor Kejaksaan Umum Zurich menyatakan bahwa proses pidana terhadap Betancourt masih berlanjut.
Konteks dan Implikasi
Betancourt adalah anggota terkemuka dari kelompok yang dikenal sebagai "Bolichicos"—generasi pengusaha muda yang mengumpulkan kekayaan besar selama era pemerintahan Hugo Chavez. Keterlibatannya yang mendalam dalam sektor energi dan politik Venezuela, ditambah dengan riwayat penyelidikan hukumnya, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan beberapa mantan pejabat intelijen dan jaksa AS mengenai pengaruhnya terhadap kebijakan AS.
Kesepakatan ini menempatkan seorang tokoh kontroversial di pusat kemitraan energi strategis antara AS dan Venezuela. Bagi investor dan pelaku pasar, hal ini menyoroti pergeseran pragmatis dalam kebijakan luar negeri AS, di mana tujuan strategis untuk mengamankan sumber daya energi mungkin diprioritaskan di atas kekhawatiran hukum sebelumnya.