Story
Netflix Cemas Turunnya Keterlibatan Pelanggan, Pertimbangkan Saluran TV Langsung

Summary
Raksasa streaming ini dilaporkan prihatin dengan penurunan waktu tonton pelanggan, meski laba meningkat, dan kini menjajaki strategi baru seperti saluran TV langsung dan bundel layanan pihak ketiga.
Netflix (NFLX) dilaporkan sedang menjajaki opsi untuk menambah saluran TV langsung (live TV) dan bundel langganan di tengah kekhawatiran internal mengenai menurunnya keterlibatan pelanggan. Menurut laporan dari Wall Street Journal, diskusi ini menjadi fokus utama di kalangan manajemen senior meskipun laba perusahaan meningkat dan tingkat pelanggan yang berhenti berlangganan (*churn*) tetap rendah.
Kekhawatiran di Balik Laba
Laporan tersebut menyatakan bahwa para eksekutif Netflix dalam tinjauan bisnis tahunan mereka mengidentifikasi penurunan keterlibatan sebagai sumber kekhawatiran. Keterlibatan, yang diukur dari durasi tonton dan tingkat penyelesaian serial, telah menjadi topik yang sering dibahas dalam pertemuan internal sejak saat itu.
Kekhawatiran ini muncul di tengah beberapa sinyal negatif bagi perusahaan:
- Saham Netflix telah turun lebih dari 40% selama 12 bulan terakhir.
- Perusahaan melaporkan panduan kuartal kedua yang mengecewakan pada bulan April, termasuk margin operasional tahun-ke-tahun yang lebih rendah.
- Pangsa penayangan TV di AS turun menjadi 7,8% pada bulan April, level terendah sejak Mei 2025, menurut data Nielsen yang dikutip oleh WSJ.
Perubahan Strategi untuk Mendorong Interaksi
AdUntuk mengatasi tren ini, Netflix dilaporkan sedang mempertimbangkan beberapa inisiatif strategis. Salah satunya adalah penambahan saluran langsung yang akan menyiarkan konten secara terus-menerus berdasarkan genre, mirip dengan pengalaman televisi tradisional.
Selain itu, perusahaan juga disebut sedang menjajaki kemungkinan untuk menggabungkan layanan streaming pihak ketiga seperti Peacock ke dalam platformnya, meniru pendekatan yang telah diambil oleh Amazon dan Apple. Netflix juga dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengajukan penawaran hak siar Piala Dunia FIFA 2030 dan 2034.
Konteks Pasar dan Pandangan Analis
Langkah strategis ini diambil di tengah konsolidasi yang cepat di lanskap media, seperti akuisisi Roku oleh Fox dan proses merger antara Paramount dengan Warner Bros. Discovery. Perubahan ini menekan para pemain industri untuk terus berinovasi.
Analis Citizens, Matthew Condon, menyatakan bahwa jika keterlibatan Netflix melambat dan *churn* mulai meningkat, "keunggulan struktural inti mulai terkikis." Menurutnya, inilah yang pada akhirnya mendorong Netflix untuk menjajaki kemitraan TV langsung dan bundel langganan.