Story

JPMorgan: Kebijakan Baru Bitcoin MicroStrategy Ciptakan Risiko bagi Pasar Kripto

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20262 min read
JPMorgan: Kebijakan Baru Bitcoin MicroStrategy Ciptakan Risiko bagi Pasar Kripto
Text size
Background

Analis JPMorgan menyatakan bahwa perubahan strategi MicroStrategy terkait kepemilikan Bitcoin-nya, yang kini memungkinkan penjualan aset, berpotensi menciptakan risiko baru bagi pasar kripto secara keseluruhan. Pergeseran dari pendekatan "beli-dan-simpan" yang ketat ini dinilai dapat meningkatkan ketidakpastian di pasar.

Pergeseran dari Beli-dan-Simpan

Menurut analis JPMorgan, Nikolaos Panigirtzoglou, kebijakan baru MicroStrategy memperkenalkan "risiko arus dua arah" untuk Bitcoin. Sebelumnya, perusahaan ini dikenal hanya sebagai pembeli dan penyimpan Bitcoin dalam jumlah besar, namun kini memiliki fleksibilitas untuk menjual guna menghindari krisis likuiditas atau mendanai operasional.

Perubahan ini diumumkan melalui "Digital Credit Capital Framework" dan program monetisasi Bitcoin senilai $1,25 miliar. Perusahaan juga mengotorisasi pembelian kembali saham preferen dan *buyback* saham untuk mengoptimalkan struktur modalnya.

Dampak Pasar dan Skala Kepemilikan

Signifikansi dari perubahan strategi ini terletak pada posisi MicroStrategy di pasar. Perusahaan ini memegang sekitar 4% dari total pasokan Bitcoin dan pembeliannya sepanjang tahun ini mewakili sekitar 70% dari estimasi aliran dana aset digital secara keseluruhan menurut JPMorgan.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Contoh Penjualan: Perusahaan mengungkapkan dalam pengajuan 1 Juni bahwa mereka telah menjual 32 Bitcoin antara 26 Mei dan 31 Mei untuk mendanai pembayaran dividen. Penjualan ini bertepatan dengan penurunan harga Bitcoin pada periode tersebut.
  • Cadangan Kas: MicroStrategy saat ini memiliki cadangan dolar sebesar $2,55 miliar, yang mencakup sekitar 17 bulan pembayaran dividen dan bunga. Panigirtzoglou berpendapat bahwa cakupan yang lebih tinggi, sekitar 24 hingga 36 bulan, diperlukan untuk meyakinkan investor bahwa penjualan Bitcoin tidak akan diperlukan dalam waktu dekat.

Implikasi bagi Investor

Bagi sebagian besar perusahaan, fleksibilitas untuk menjual aset guna membayar dividen akan dipandang positif. Namun, karena status MicroStrategy sebagai pembeli dan pemegang utama, potensi penjualan justru menimbulkan ketidakpastian.

Menurut JPMorgan, ketidakpastian ini dapat memengaruhi valuasi perusahaan dan meningkatkan biaya penerbitan ekuitas serta utang untuk pembelian Bitcoin di masa depan. Hal ini menempatkan perusahaan dan pasar kripto yang lebih luas dalam posisi yang lebih rentan terhadap keputusan likuiditas internal MicroStrategy.

Back to latest news

LATEST