Story

FDA Setujui Lipfendra, Pil Kolesterol Oral Pertama dari Merck

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 16, 20261 min read
FDA Setujui Lipfendra, Pil Kolesterol Oral Pertama dari Merck

Summary

Merck menerima persetujuan FDA untuk Lipfendra, inhibitor PCSK9 oral pertama untuk mengobati kolesterol tinggi. Persetujuan ini membuka sumber pendapatan baru bagi perusahaan menjelang berakhirnya paten obat kanker Keytruda.

Text size
Background

Merck (NYSE:MRK) mengumumkan pada hari Kamis bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menyetujui Lipfendra. Persetujuan ini menjadikannya sebagai inhibitor PCSK9 oral pertama yang mendapatkan izin regulasi untuk pengobatan kolesterol tinggi.

Detail Persetujuan dan Implikasi Strategis

Lipfendra, yang juga dikenal dengan nama generik enlicitide, diindikasikan untuk pasien dengan hiperkolesterolemia. Kondisi ini ditandai oleh kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang tinggi di dalam darah, yang dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri.

Persetujuan ini sangat penting bagi Merck karena menyediakan sumber pendapatan baru yang krusial. Perusahaan menghadapi berakhirnya paten untuk obat kanker andalannya, Keytruda, yang akan dimulai pada tahun 2028, sehingga membuka persaingan dari versi biosimilar yang lebih murah.

Menurut pernyataan Merck kepada Reuters, harga jual resmi untuk Lipfendra akan ditetapkan sebesar $10,50 per hari berdasarkan pasokan untuk 30 hari.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Mekanisme Kerja dan Respons Pasar

Lipfendra menawarkan alternatif dalam bentuk pil terhadap obat inhibitor PCSK9 suntik yang sebelumnya telah mendominasi pasar. Obat ini bekerja dengan cara menghambat protein PCSK9, yang berperan dalam mengatur kadar kolesterol dalam tubuh.

Mekanisme kerjanya berbeda dengan statin, kelas obat kolesterol yang lebih tua, yang berfungsi dengan cara memblokir enzim yang digunakan oleh hati untuk memproduksi kolesterol.

Menanggapi berita ini, saham Merck tercatat naik 1,1% dalam perdagangan pra-pasar pada hari Kamis. Hal ini mengindikasikan sentimen positif dari investor terhadap potensi komersial dari produk baru tersebut.

Back to latest news

LATEST