Story

REIT Mal Melonjak 22,4% pada Kuartal II 2026, Lampaui Kinerja Sektor Umum

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20261 min read
REIT Mal Melonjak 22,4% pada Kuartal II 2026, Lampaui Kinerja Sektor Umum
Text size
Background

Dana Investasi Real Estat (REIT) yang berfokus pada pusat perbelanjaan atau mal mencatatkan imbal hasil sebesar 22,4% pada kuartal kedua tahun 2026. Angka ini jauh melampaui kenaikan sektor REIT secara umum yang hanya mencapai 12,2%, menurut sebuah laporan yang dirilis oleh Stifel pada hari Senin.

Kinerja Sektor Membaik

Kinerja yang kuat ini menempatkan REIT mal sebagai kategori REIT dengan performa terbaik ketiga selama kuartal tersebut. Hal ini menandai pembalikan yang signifikan dari kuartal pertama, di mana sektor ini hanya memberikan imbal hasil 2,1% dibandingkan dengan 4,8% untuk pasar REIT yang lebih luas.

Kinerja Emiten Individual

Beberapa emiten utama menunjukkan kinerja yang sangat positif, dengan ketiganya berhasil mengungguli rata-rata sektor REIT:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Macerich (MAC) memimpin dengan total imbal hasil 34,2% pada kuartal ini. Kenaikan ini didukung oleh kemajuan perusahaan dalam menyehatkan neraca keuangan, optimalisasi portofolio, serta penyelesaian satu akuisisi.
  • Simon Property Group (SPG) mencatatkan imbal hasil sebesar 21,2%.
  • Tanger Inc (SKT) membukukan kenaikan 17,1%.

Peningkatan 'Short Interest'

Di sisi lain, minat jual (*short interest*) pada REIT mal justru meningkat sebesar 78,1% selama kuartal kedua, mencapai 5,8% dari total saham publik (float). Macerich mengalami peningkatan *short interest* terbesar sebesar 89,1%, menyusul adanya penawaran ekuitas ke depan selama periode tersebut, dengan rasio *short interest* mencapai 9,2% dari float.

Sebaliknya, Simon Property Group memiliki *short interest* terendah dalam kelompok ini, yaitu sebesar 3,4% dari float. Sementara itu, rasio *days to cover* untuk kelompok ini menurun dari 5,0 menjadi 3,5, yang mengindikasikan bahwa dibutuhkan waktu lebih singkat untuk menutupi posisi jual yang ada.

Back to latest news

LATEST