Story
Fitch Revisi Prospek BlackRock TCP Capital Menjadi Negatif Terkait Masalah Leverage

Summary
Fitch Ratings mempertahankan peringkat 'BB' untuk BlackRock TCP Capital Corp. (TCPC) tetapi merevisi prospeknya menjadi Negatif, menyoroti kekhawatiran atas tingkat kredit macet dan bantalan cakupan aset yang lebih lemah meskipun metrik kredit telah stabil.
Fitch Ratings telah mengafirmasi Peringkat Gagal Bayar Emiten Jangka Panjang (Long-Term Issuer Default Rating) BlackRock TCP Capital Corp. (NASDAQ:TCPC) pada level 'BB'. Lembaga pemeringkat tersebut juga menghapus status Rating Watch Negative, namun menetapkan prospek peringkat menjadi Negatif.
Langkah ini mencerminkan pandangan Fitch bahwa metrik kredit TCPC telah stabil, meskipun masih berada pada level yang tinggi. Namun, prospek Negatif menandakan adanya risiko berkelanjutan yang dapat menekan peringkat di masa depan.
Alasan di Balik Perubahan Prospek
Penghapusan status Rating Watch Negative didasarkan pada keyakinan Fitch bahwa metrik kredit TCPC telah stabil dan tingkat utang (leverage) menunjukkan tren penurunan menuju level target. Namun, beberapa faktor risiko utama mendorong penetapan Prospek Negatif.
Fitch menyoroti beberapa kekhawatiran yang masih ada, antara lain:
- Tingkat kredit macet (non-accruals) yang masih tinggi.
- Pendapatan *paid-in-kind* (PIK) yang signifikan, yang dapat berpotensi menjadi kerugian terealisasi di kemudian hari.
- Bantalan cakupan aset (*asset coverage cushion*) yang lebih lemah dibandingkan dengan perusahaan sejenis di industrinya.
Analisis Metrik Keuangan Utama
AdMenurut laporan Fitch, posisi keuangan TCPC per kuartal pertama 2026 menunjukkan perbaikan dalam beberapa aspek, tetapi juga kelemahan yang mendasari prospek negatif. Leverage perusahaan tercatat sebesar 1,65x, turun dari 1,74x pada akhir tahun 2025.
Namun, kualitas aset tetap menjadi perhatian. Investasi non-akrual berada di level 3% dari portofolio utang berdasarkan nilai wajar (*fair value*) dan 8,4% berdasarkan biaya perolehan (*cost*), angka yang dianggap di atas rata-rata. Bantalan cakupan aset perusahaan berada di level 10,9% pada kuartal pertama 2026.
Langkah Korporasi dan Posisi Likuiditas
Menanggapi kondisi keuangannya, TCPC telah mengambil beberapa langkah strategis. Pada kuartal pertama 2026, perusahaan memotong dividen dasarnya menjadi $0,17 per saham dari sebelumnya $0,25 per saham untuk menjaga permodalan.
Selain itu, TCPC melakukan pembiayaan kembali (refinancing) atas surat utang senior tanpa jaminan senilai $325 juta yang jatuh tempo dengan menggunakan fasilitas kredit revolving yang dijamin. Langkah ini secara signifikan menurunkan rasio utang tanpa jaminan menjadi 34,8% dari total utang, jauh di bawah rata-rata empat tahun sebesar 61,7%. Perusahaan dilaporkan memiliki kas dan setara kas sebesar $44 juta dengan sisa kapasitas pinjaman sebesar $264 juta.