Story
Saham Comet Melonjak 10% Setelah BofA Naikkan Peringkat Terkait Prospek NAND

Summary
Bank of America menaikkan peringkat saham Comet Holding dua tingkat menjadi 'Buy' dan target harganya sebesar 81%, memicu lonjakan harga saham pemasok peralatan semikonduktor tersebut. Analis melihat percepatan pembangunan pabrik memori NAND sebagai katalis utama.
Saham Comet Holding AG (SIX:COTNE), pemasok peralatan semikonduktor asal Swiss, melonjak hingga 10% setelah Bank of America (BofA) menaikkan peringkat sahamnya dua tingkat dari "Underperform" menjadi "Buy". BofA juga menaikkan target harga secara signifikan sebesar 81% menjadi CHF518 dari sebelumnya CHF286, dengan alasan percepatan investasi pada kapasitas pabrik baru (greenfield) memori NAND yang diyakini akan sangat menguntungkan perusahaan.
Katalis di Balik Peningkatan Peringkat
Dalam catatannya, analis BofA menyoroti gelombang aktivitas pembangunan pabrik baru NAND yang akhirnya meningkat, dengan visibilitas yang semakin jelas hingga tahun 2027 dan seterusnya. Comet dinilai sebagai pemain di sektor NAND dengan valuasi menarik, daya ungkit operasional yang tinggi, dan kapasitas produksi yang memadai.
Eksposur Comet terhadap sektor NAND sangat signifikan karena perusahaan ini adalah pemasok langsung untuk Lam Research, yang menyumbang lebih dari 40% pendapatan Comet. Mengingat Lam adalah penyedia dominan peralatan etsa (etch equipment) dan produk Comet—seperti *matchboxes* dan kapasitor vakum—digunakan secara intensif dalam mesin tersebut, Comet memiliki eksposur yang lebih besar terhadap ekspansi fabrikasi wafer NAND dibandingkan perusahaan sejenis.
BofA menunjuk pada serangkaian pengumuman pabrik baru yang menargetkan produksi pada tahun 2028 dan seterusnya sebagai pendorong utama. Proyek-proyek ini termasuk pabrik Micron di Singapura, Samsung P5, dan fasilitas Samsung Cheongju M17. Dengan waktu pemesanan peralatan biasanya 6 hingga 12 bulan sebelum pabrik beroperasi, BofA memproyeksikan pendapatan Comet akan mulai terdampak positif sejak tahun 2027.
Proyeksi Keuangan dan Dampak Pasar
Optimisme ini mendorong BofA untuk merevisi proyeksi keuangannya secara signifikan. Bank tersebut sekarang memperkirakan belanja peralatan fabrikasi wafer (WFE) global akan tumbuh kuat dalam beberapa tahun ke depan, dengan belanja WFE khusus untuk NAND diproyeksikan tumbuh 19% pada 2026, 30% pada 2027, dan 40% pada 2028.
AdSebagai hasilnya, BofA menaikkan estimasi pendapatan Comet untuk tahun fiskal 2026-2028 sebesar 7-18% dan mengangkat asumsi margin, yang menghasilkan kenaikan estimasi EBITDA sebesar 13-57%. BofA kini memproyeksikan margin EBITDA Comet akan meningkat hampir tiga kali lipat, dari 10% pada 2025 menjadi 26% pada 2028. Proyeksi ini menyiratkan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) EBITDA sekitar 70% selama periode tersebut, salah satu yang paling agresif di sektor peralatan semikonduktor Eropa.
Estimasi EBITDA baru dari BofA untuk tahun 2026, 2027, dan 2028 kini berada 5%, 10%, dan 20% di atas konsensus pasar. Hal ini menunjukkan bahwa para investor kemungkinan belum sepenuhnya memperhitungkan peluang dari ekspansi greenfield NAND ke dalam harga saham Comet saat ini.
Potensi Pertumbuhan Tambahan
Di luar bisnis intinya, BofA juga melihat dua sumber potensi kenaikan lainnya. Lini produk Synertia milik perusahaan menunjukkan momentum pesanan yang membaik dan dapat menyumbang penjualan sebesar CHF 100 juta atau lebih pada tahun 2028. Selain itu, produk lain bernama CA20 menawarkan potensi dari adopsi teknologi sinar-X untuk *advanced packaging*.
Comet juga dilaporkan memiliki kapasitas produksi yang cukup untuk mendukung pendapatan hingga CHF 1 miliar pada tahun 2030. Ini berarti kendala pasokan diperkirakan tidak akan membatasi pertumbuhan perusahaan dalam cakrawala proyeksi.