Story

RUU Kripto Gagal, CEO Coinbase Beralih ke Dialog Langsung dengan SEC dan CFTC

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 18, 20262 min read
RUU Kripto Gagal, CEO Coinbase Beralih ke Dialog Langsung dengan SEC dan CFTC

Summary

Setelah RUU Kejelasan (Clarity Act) terhenti di Senat AS, CEO Coinbase Brian Armstrong mengalihkan fokus dari lobi legislatif ke kerja sama langsung dengan regulator untuk mendapatkan kepastian hukum.

Text size
Background

CEO Coinbase Global (COIN), Brian Armstrong, mengumumkan perubahan strategi yang signifikan menyusul kebuntuan legislatif terkait RUU Kejelasan (Clarity Act). Perusahaan kini akan memprioritaskan dialog langsung dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) untuk mencari kepastian hukum, sebuah langkah yang menandai pergeseran dari upaya lobi di tingkat federal.

Peralihan Strategi Pasca-Kebuntuan Legislatif

Keputusan ini diambil setelah RUU Kejelasan, yang dianggap sebagai tonggak penting untuk menciptakan kerangka kerja regulasi kripto di tingkat federal, gagal mendapatkan dukungan di Senat AS. Dalam wawancara bersama *Daily Wolf* dan *Yahoo Finance*, Armstrong menyatakan bahwa campur tangan politik telah menghambat proses legislatif dan RUU tersebut tampaknya tidak memiliki harapan untuk disahkan saat ini.

Sebelumnya, Armstrong dan timnya telah melakukan lobi intensif di Washington dan menginvestasikan dana kampanye politik yang besar melalui komite aksi politik FairShake untuk mendorong pengesahan RUU tersebut. RUU ini dirancang untuk memperjelas batas yurisdiksi antar-lembaga federal, yang berpotensi membuka jalan bagi institusi keuangan arus utama seperti bank untuk masuk ke sektor aset digital.

Regulator Tetap Bergerak Maju

Meskipun kegagalan legislatif menciptakan kekosongan hukum jangka pendek, para regulator justru menunjukkan tanda-tanda intervensi proaktif. Menurut Devin Ryan, Kepala Riset Fintech di Citizens Bank, dinamika ini justru dapat mempercepat integrasi industri kripto ke dalam sistem keuangan yang ada.

Langkah-langkah konkret dari regulator telah terlihat:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • SEC mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka akan mengizinkan platform perdagangan AS untuk menawarkan layanan saham yang ditokenisasi, dengan syarat emiten diberitahu 30 hari sebelum perdagangan dimulai.
  • CFTC pekan lalu menyetujui platform pasar prediksi Kalshi untuk meluncurkan kontrak perpetual yang terkait dengan logam mulia.

Coinbase sendiri juga sedang berupaya untuk dapat mendaftarkan kontrak perpetual yang terkait dengan aset lain, termasuk saham individu dan indeks.

Implikasi Kompetitif bagi Coinbase

Armstrong merefleksikan bahwa meskipun RUU tersebut akan baik untuk Amerika Serikat, pengesahannya juga akan berarti persaingan yang lebih besar bagi Coinbase dari raksasa Wall Street. Dia menyiratkan bahwa jalur dialog regulasi saat ini, meskipun lebih sulit, mungkin lebih menguntungkan bagi perusahaan dalam jangka panjang.

Menurutnya, Coinbase adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang bersedia menempuh jalur yang menantang ini. Pergeseran strategi ini menunjukkan pendekatan pragmatis industri dalam menghadapi hambatan legislatif: beradaptasi dengan kerangka peraturan yang ada untuk mencapai kepastian bisnis, daripada menunggu lingkungan legislatif yang ideal.

Back to latest news

LATEST