Story
Citi: USD/JPY Bisa Sentuh 163 Jika Indeks Topix Capai 4.500

Menurut riset terbaru dari Citi, nilai tukar dolar AS terhadap yen Jepang (USD/JPY) berpotensi mencapai level ¥163 apabila indeks saham acuan Jepang, Topix, berhasil menembus angka 4.500. Proyeksi ini didasarkan pada korelasi historis antara penguatan pasar ekuitas Jepang dan pelemahan mata uang yen.
Korelasi Pasar Saham dan Depresiasi Yen
Dalam catatan yang dirilis pada hari Kamis, Citi menjelaskan bahwa level historis yang tinggi pada ekuitas Jepang telah memicu penyeimbangan kembali portofolio (*portfolio rebalancing*) dan transaksi lindung nilai (*hedge*) oleh investor, baik domestik maupun asing. Aktivitas ini diyakini telah memperkuat tren depresiasi yen.
Berdasarkan kondisi indeks Topix saat ini, estimasi nilai wajar USD/JPY dari Citi berada di sekitar ¥160 per dolar. Indeks Topix sendiri merupakan tolok ukur luas yang melacak kinerja seluruh perusahaan domestik yang terdaftar di Prime Market Bursa Efek Tokyo.
Dinamika yang Berubah dan Faktor Risiko
AdNamun, para analis Citi mencatat bahwa korelasi antara penguatan saham dan pelemahan yen telah sedikit melonggar sejak tahun 2024. Hal ini sebagian disebabkan oleh menyempitnya kesenjangan kebijakan moneter dan adanya intervensi valuta asing oleh otoritas Jepang untuk membeli yen.
Nilai tukar USD/JPY saat ini dinilai telah mengantisipasi sebagian dari kekuatan pasar ekuitas Jepang. Meskipun demikian, Citi memperingatkan adanya risiko pelemahan yen lebih lanjut jika terjadi perubahan pada beberapa faktor kunci, yaitu:
- Perubahan pada selisih suku bunga (*interest rate spread*).
- Perubahan kebijakan otoritas Jepang terkait intervensi mata uang.
Oleh karena itu, Citi merekomendasikan agar para pelaku pasar tetap menerapkan kehati-hatian dalam menyikapi pergerakan pasangan mata uang ini.