Story
Citi Memulai Peringkat 'Beli' untuk Saham Chery Berkat Kekuatan Ekspor

Summary
Citi memulai cakupan saham produsen mobil Chery dengan peringkat 'Beli' dan target harga HK$36, menyoroti posisi ekspornya yang dominan dan valuasi yang menarik pasca-pencatatan sahamnya.
Citi telah memulai cakupan saham produsen mobil Chery dengan peringkat 'Beli' dan target harga HK$36. Analisis dari lembaga keuangan tersebut menggarisbawahi posisi ekspor perusahaan yang kuat dan peluang valuasi yang menarik setelah pencatatan sahamnya baru-baru ini.
Prospek Valuasi dan Pertumbuhan
Menurut Citi, target harga HK$36 didasarkan pada rasio harga terhadap laba (P/E) estimasi 2026 sebesar 9 kali dan P/E estimasi 2027 sebesar 7,6 kali. Lembaga tersebut memproyeksikan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) laba bersih Chery sebesar 16% dari tahun 2026 hingga 2028.
Citi juga menyatakan bahwa saham Chery kemungkinan masih *undervalued* atau dinilai terlalu rendah. Hal ini disebabkan oleh riwayat perdagangannya yang masih singkat sejak melantai di bursa pada September 2025. Selain itu, Citi mencatat bahwa sektor otomotif secara historis telah mencapai titik terendah siklikal pada bulan Juli lalu.
Keunggulan di Pasar Ekspor
Chery, yang didirikan pada tahun 1997, merupakan produsen mobil terbesar ketiga di Tiongkok dengan total produksi 2,7 juta unit pada tahun fiskal 2025. Keunggulan utamanya terletak pada pasar ekspor, di mana perusahaan ini menjadi pemimpin di antara produsen mobil Tiongkok dengan penjualan 1,3 juta unit ke luar negeri.
AdUntuk memperkuat posisinya, Chery berencana membangun kapasitas produksi di luar negeri sebesar 830.000 unit pada tahun fiskal 2026. Citi meyakini Chery berada di posisi yang tepat untuk merebut pangsa pasar dari merek-merek Jepang dan Korea di pasar internasional.
Kinerja Keuangan dan Imbal Hasil
Analisis Citi menunjukkan bahwa Chery memiliki metrik keuangan yang solid dibandingkan para pesaingnya, termasuk BYD, Geely, dan Great Wall Motor. Beberapa poin utamanya adalah:
- Tingkat pengembalian modal yang diinvestasikan (ROIC) dan perputaran aset yang lebih tinggi.
- Tingkat konversi arus kas bebas yang kuat.
- Estimasi imbal hasil dividen sebesar 4,1% untuk tahun 2026.