Story

Saham Bloom Energy Anjlok Akibat Serangan Short-Seller, Tesis Pertumbuhan AI Diuji

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 20, 20262 min read
Saham Bloom Energy Anjlok Akibat Serangan Short-Seller, Tesis Pertumbuhan AI Diuji
Text size
Background

Saham Bloom Energy (NYSE:BE) anjlok signifikan setelah menjadi target laporan dari firma *short-seller*, yang mempertanyakan integritas rantai pasokan perusahaan. Tekanan jual ini menguji ketahanan skenario optimistis (*bull case*) yang didukung oleh permintaan daya masif dari sektor kecerdasan buatan (AI).

Serangan Short-Seller dan Respons Perusahaan

Pada 7 Juli 2026, Hunterbrook Capital mengungkapkan posisi jual (*short position*) pada saham BE, dengan menyoroti rantai pasokan skandium perusahaan. Laporan tersebut menuduh bahwa Bloom Energy tidak sepenuhnya independen dari Tiongkok untuk pasokan skandium oksida, elemen tanah jarang yang krusial untuk sel bahan bakar oksida padat (*solid oxide fuel cells*) produksinya.

Tuduhan ini secara langsung menyerang inti narasi produk dan keberlanjutan perusahaan. Menanggapi hal tersebut, COO Bloom Energy, Satish Chitoori, menyatakan dalam sebuah rilis publik bahwa perusahaan mendapatkan skandium oksida dari sisa industri (*industrial tailings*) dan rantai pasokan yang ada saat ini mampu mendukung produksi hingga 25 GW.

Tesis Bullish Tetap Utuh

Di tengah serangan tersebut, fundamental dari tesis *bullish* untuk Bloom Energy—yaitu permintaan daya untuk pusat data AI—tetap tidak berubah. Hal ini diperkuat oleh ekspansi kemitraan perusahaan dengan Brookfield dari $5 miliar menjadi $25 miliar untuk proyek infrastruktur AI, sebuah sinyal kuat kepercayaan institusional.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Keyakinan ini juga tercermin di Wall Street. Baird mempertahankan peringkat "Outperform" dengan target harga $310, sementara UBS justru menaikkan target harganya menjadi $350. Para analis ini tampaknya lebih fokus pada prospek permintaan jangka panjang daripada tuduhan rantai pasokan yang masih diperdebatkan.

Masalah Valuasi dan Sentimen Pasar

Terlepas dari prospek pertumbuhan yang kuat, valuasi Bloom Energy menjadi perhatian utama. Saham ini diperdagangkan pada kelipatan valuasi yang sangat tinggi, termasuk rasio P/E, EV/EBITDA, dan P/B. Kenaikan saham yang mencapai +717% dalam setahun terakhir telah menciptakan ekspektasi pasar yang sangat tinggi, menyisakan sedikit ruang untuk kesalahan.

Laporan *short-seller* ini cukup untuk mengingatkan investor akan risiko yang melekat pada valuasi premium. Dalam sebulan terakhir, saham BE telah anjlok -37,9% dan kini berada 42% di bawah level tertingginya dalam 52 minggu. Hal ini menunjukkan bahwa investor cenderung mengurangi risiko terlebih dahulu di tengah ketidakpastian. Laporan pendapatan perusahaan yang akan datang akan menjadi momen krusial untuk membungkam para kritikus atau justru memvalidasi kekhawatiran mereka.

Back to latest news

LATEST