Story

Didukung CVC, Bamboo Insurance Targetkan Valuasi US$3,13 Miliar dalam IPO di AS

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20261 min read
Didukung CVC, Bamboo Insurance Targetkan Valuasi US$3,13 Miliar dalam IPO di AS

Summary

Perusahaan asuransi properti ini berencana menawarkan 35 juta saham dengan harga US$18–US$20 per lembar, menargetkan dana hingga US$700 juta bagi pemegang saham penjual.

Text size
Background

Bamboo Insurance Services, perusahaan asuransi yang didukung oleh firma ekuitas swasta CVC, menargetkan valuasi hingga US$3,13 miliar dalam penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Rencana ini terungkap dalam dokumen pengajuan yang dirilis perusahaan pada hari Senin.

Rincian Penawaran

Dalam pengajuan tersebut, para pemegang saham penjual berencana untuk mengumpulkan dana hingga US$700 juta. Dana ini akan diperoleh dengan menawarkan 35 juta lembar saham dalam rentang harga US$18 hingga US$20 per lembar.

Perusahaan yang berbasis di Midvale, Utah ini akan mencatatkan sahamnya di New York Stock Exchange dengan simbol ticker "BMB". J.P. Morgan, Morgan Stanley, Deutsche Bank Securities, Evercore ISI, dan Wells Fargo Securities termasuk di antara para penjamin emisi untuk penawaran ini.

Model Bisnis dan Latar Belakang

Didirikan pada tahun 2018, Bamboo Insurance berfokus pada pasar properti residensial, menyediakan produk asuransi pemilik rumah. Perusahaan beroperasi sebagai *managing general underwriter* (MGU), yang berarti perusahaan menanggung dan mendistribusikan polis atas nama perusahaan asuransi lain yang pada akhirnya menanggung risiko klaim.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Pertumbuhan Bamboo sebagian didorong oleh dislokasi di pasar asuransi California. Kebakaran hutan yang berulang mendorong beberapa perusahaan asuransi besar mengurangi operasinya di negara bagian tersebut, memungkinkan Bamboo untuk merebut sekitar 4% pangsa pasar asuransi pemilik rumah di California pada tahun lalu.

Konteks Pasar IPO

Meskipun terdapat antrean panjang perusahaan yang bersiap untuk IPO, musim penawaran saham di musim gugur ini dimulai lebih lambat dibandingkan tahun lalu. Volatilitas pasar yang dipicu oleh kenaikan harga minyak dan inflasi menjadi faktor yang membebani aktivitas kesepakatan.

Namun, di sektor asuransi, prospek IPO tetap kuat. Tahun lalu, CVC mengakuisisi saham mayoritas Bamboo dari White Mountains Insurance dalam sebuah kesepakatan yang menilai perusahaan sebesar US$1,75 miliar. Target valuasi IPO saat ini menunjukkan peningkatan nilai yang signifikan bagi investor.

Back to latest news

LATEST