Story
Barclays Naikkan Peringkat AutoStore Berkat Kesepakatan Amazon dan Kebijakan AS

Barclays menaikkan peringkat saham AutoStore menjadi "overweight" dari "equal weight," didorong oleh kemitraan strategis dengan Amazon dan potensi keuntungan dari perubahan kebijakan AS yang membatasi pesaing dari Tiongkok. Bank investasi tersebut juga menaikkan target harga untuk saham perusahaan otomasi gudang ini.
Detail Peningkatan Peringkat
Dalam sebuah catatan pada hari Senin, Barclays menetapkan target harga baru untuk AutoStore sebesar NOK 20,50, naik dari target sebelumnya NOK 18,20. Peningkatan ini didasarkan pada valuasi 25 kali estimasi EV/EBITA yang disesuaikan untuk tahun 2027, meningkat dari kelipatan 22 kali sebelumnya.
Seiring dengan revisi ini, Barclays juga menaikkan perkiraan penjualan dan EBIT yang disesuaikan untuk AutoStore pada tahun 2027-28 sekitar 2%. Keputusan ini didasari oleh beberapa faktor, antara lain:
- Serapan pesanan (*order intake*) yang kuat sepanjang tahun ini.
- Dinamika industri yang sehat.
- Dampak positif dari kemitraan dengan Amazon.
Kemitraan dengan Amazon sebagai Katalis Utama
AdAnalis Barclays menyoroti potensi pendapatan yang signifikan dari kemitraan dengan Amazon, yang diperkirakan dapat mencapai sekitar $300 juta. Angka ini setara dengan lebih dari 40% dari panduan pendapatan AutoStore untuk tahun fiskal 2026.
Perkiraan tersebut didasarkan pada asumsi bahwa 20 pusat pemenuhan (*fulfillment center*) Amazon akan dilengkapi dengan sistem AutoStore. Kemitraan ini diharapkan akan berlangsung selama beberapa tahun, memberikan katalis pertumbuhan yang kuat bagi perusahaan.
Dampak Kebijakan AS dan Posisi Kompetitif
Faktor pendorong lainnya adalah kebijakan pemerintah AS yang baru-baru ini melarang impor robotika canggih, termasuk robot bergerak otonom, dari Tiongkok dengan alasan keamanan nasional. Menurut Barclays, kebijakan ini menciptakan ketidakpastian bagi solusi gudang dari Tiongkok untuk menembus pasar AS, sehingga berpotensi menguntungkan posisi kompetitif AutoStore.
Secara kinerja, saham AutoStore telah menunjukkan performa yang solid dengan kenaikan 36% sepanjang tahun ini. Kinerja ini sangat kontras dengan para pesaingnya di sektor barang modal Eropa, seperti KION yang sahamnya turun 34% dan Jungheinrich yang terkoreksi 25% pada periode yang sama.