Story

CEO ANZ Peringatkan Risiko AI, Tak Tutup Kemungkinan PHK Massal

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 15, 20261 min read
CEO ANZ Peringatkan Risiko AI, Tak Tutup Kemungkinan PHK Massal

Summary

CEO ANZ Group Nuno Matos memperingatkan tentang risiko kecerdasan buatan yang tidak terduga dan menyatakan ketidakpastian mengenai dampaknya terhadap lapangan kerja, termasuk kemungkinan PHK di bank tersebut.

Text size
Background

CEO ANZ Group Holdings Ltd., Nuno Matos, mengeluarkan peringatan mengenai risiko kecerdasan buatan (AI) yang tidak dapat diprediksi dan tidak menutup kemungkinan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) skala besar seiring penerapan teknologi tersebut oleh bank.

Peringatan Risiko Tak Terduga

Berbicara dalam acara Australian Financial Review Asia Summit di Sydney pada hari Selasa, Matos menyatakan bahwa laju perkembangan risiko AI jauh lebih cepat dari yang diperkirakan oleh para pengembangnya sendiri. "Saat ini, AI menciptakan risiko dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari perkiraan para pembuat dan pengembangnya," ujarnya.

Matos merujuk pada pernyataan dari para pemimpin industri teknologi seperti Elon Musk dari SpaceX dan Sam Altman dari OpenAI, yang baru-baru ini juga memperingatkan tentang bahaya pengembangan AI yang terlalu cepat. Ia menekankan bahwa tanpa "batasan dan pagar pengaman yang cukup," AI dapat menimbulkan hasil yang berbahaya, termasuk potensi serangan terhadap infrastruktur.

Ketidakpastian Dampak pada Tenaga Kerja

Matos secara khusus menyoroti potensi dampak destabilisasi sosial jika adopsi AI menyebabkan hilangnya pekerjaan secara massal. Ia tidak menampik kemungkinan adanya PHK besar-besaran di ANZ, yang saat ini mempekerjakan sekitar 40.000 staf.

Sample IUX Markets – In-articleAd

"Saya tidak tahu, dan saya rasa siapa pun yang mengatakan sesuatu dengan pasti, berarti mereka berbohong kepada Anda—Anda tidak tahu," kata Matos mengenai prospek PHK. "Tidak ada yang tahu."

Pandangan Berbeda dari Pesaing

Di sisi lain, bank pesaing Westpac Banking Corp. pada hari yang sama menyajikan pandangan yang lebih optimistis. Dalam sebuah presentasi, Chief Data, Digital and AI Officer Westpac, Andrew McMullan, mengatakan bahwa AI justru mengembalikan waktu produktif bagi para pekerjanya.

Westpac memperkirakan bahwa penerapan AI pada lima agen di divisi kredit pemilikan rumah dan keuangan konsumen dapat menghilangkan 250.000 aktivitas manual. Hal ini diestimasi akan membebaskan sekitar 150.000 jam kapasitas kerja bankir setiap tahunnya, yang memungkinkan mereka untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih bernilai tambah.

Back to latest news

LATEST