Story
NTSB: Pilot Pesawat Kargo Amazon Berusaha Batalkan Pendaratan Sebelum Kecelakaan Fatal

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) pada hari Selasa menyatakan bahwa bukti dari perekam data penerbangan menunjukkan pilot pesawat kargo Amazon Prime Air berusaha untuk membatalkan pendaratan mereka setelah pesawat menyentuh landasan pacu, sesaat sebelum terjadi kecelakaan fatal.
Temuan Awal Investigasi
Pesawat Boeing 767 berusia 32 tahun yang dioperasikan oleh 21 Air tersebut tergelincir dari landasan pacu sejauh sekitar 1.300 kaki dan menabrak dua kendaraan pada hari Minggu. Insiden ini mengakibatkan lima orang tewas dan lima lainnya luka-luka.
Menurut NTSB, data menunjukkan serangkaian tindakan kritis dalam 30 detik terakhir penerbangan:
- Roda pendaratan depan dan roda pendaratan utama kanan menyentuh landasan pada kecepatan 158 knot.
- Roda pendaratan utama kiri menyentuh landasan 11 detik kemudian pada kecepatan 134 knot.
- Beberapa detik setelahnya, rem dilepaskan dan tuas gas didorong ke tingkat yang konsisten dengan daya dorong untuk *go-around* (membatalkan pendaratan).
- Namun, 11 detik sebelum rekaman berakhir, tuas gas dikurangi ke posisi *idle* dan rem kembali diaktifkan.
AdNTSB juga mencatat bahwa data yang terekam tidak menunjukkan adanya indikasi pengerahan rem udara (*speed brakes*) atau pembalik daya dorong (*thrust reversers*) untuk membantu memperlambat pesawat. Kecepatan darat terakhir yang tercatat adalah 65 knot.
Konteks dan Langkah Selanjutnya
Ketua NTSB, Jennifer Homendy, yang memimpin tim investigasi beranggotakan 32 orang di Bandara Internasional Miami, mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mewawancarai kedua pilot pada hari Rabu. Detail dari perekam suara kokpit (CVR) akan dirilis setelah wawancara tersebut selesai.
Pesawat kargo Amazon tersebut sedang dalam penerbangan ketiganya hari itu, tiba dari San Juan, Puerto Riko. Kapten pilot, berusia 55 tahun, memiliki 7.145 jam terbang dan menerima *type rating* untuk 767 pada bulan Mei. Sementara itu, kopilot berusia 37 tahun, memiliki 2.655 jam terbang dan menerima *type rating* 767 pada April 2025.