Story

Airbus Minta Tambahan Pasokan Mesin Jet dari Pratt & Whitney untuk 2027

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 21, 20261 min read
Airbus Minta Tambahan Pasokan Mesin Jet dari Pratt & Whitney untuk 2027

Summary

Produsen pesawat Airbus mendorong Pratt & Whitney untuk meningkatkan pasokan mesin pada tahun 2027 di tengah masalah rantai pasok yang berkepanjangan. Airbus memperkirakan masalah ini akan teratasi sepenuhnya pada tahun 2028.

Text size
Background

Airbus pada hari Selasa menyatakan sedang mendorong penambahan pasokan mesin dari Pratt & Whitney untuk tahun 2027. Langkah ini diambil di tengah tarik-menarik dengan maskapai penerbangan terkait ketersediaan pasokan mesin jet yang telah mengganggu industri.

Peningkatan Produksi Diharapkan

CEO Komersial Airbus, Lars Wagner, mengatakan kepada wartawan di Farnborough, Inggris, bahwa perusahaan berharap menerima lebih banyak mesin dari pemasok alternatif, CFM, yang saat ini telah memenuhi kuantitas yang disepakati. Pernyataan ini menggarisbawahi upaya Airbus untuk mengamankan komponen vital guna memenuhi target produksi pesawatnya.

Menurut Wagner, Airbus menargetkan penyelesaian masalah pasokan mesin yang telah berlangsung lama ini pada tahun 2028. Proyeksi ini memberikan kerangka waktu bagi investor dan maskapai mengenai kapan normalisasi dalam rantai pasok dapat diharapkan.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Konteks Masalah Pasokan

Masalah pasokan mesin menjadi sorotan utama setelah ratusan pesawat terpaksa dilarang terbang (grounded) akibat gangguan perawatan pada mesin buatan Pratt & Whitney, yang merupakan unit usaha dari RTX. Gangguan ini telah menciptakan tantangan operasional yang signifikan bagi maskapai di seluruh dunia.

Dalam perkembangan terpisah, Pratt & Whitney sebelumnya menyatakan bahwa gangguan perawatan yang menyebabkan masalah tersebut kini mulai mereda. Pernyataan ini memberikan sinyal positif bagi industri, meskipun pemulihan penuh diperkirakan masih membutuhkan waktu.

Back to latest news

LATEST