Story

AS Bersiap Terbitkan Izin Tambang Laut Dalam dalam Beberapa Bulan Mendatang

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20262 min read
AS Bersiap Terbitkan Izin Tambang Laut Dalam dalam Beberapa Bulan Mendatang

Summary

Pemerintah AS mengisyaratkan akan segera menyetujui izin penambangan laut dalam untuk mengamankan pasokan mineral kritis, di tengah meningkatnya tekanan geopolitik dan kekhawatiran lingkungan.

Text size
Background

Pemerintah AS di bawah administrasi Trump memberi sinyal bahwa persetujuan izin untuk penambangan laut dalam akan segera diberikan dalam beberapa bulan mendatang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan akses AS terhadap mineral kritis yang esensial bagi berbagai sektor ekonomi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri AS, Doug Burgum, dalam pertemuan para menteri energi G20 di Houston. Menurut Burgum, pemerintah sedang mengejar strategi "penambahan energi" untuk memperluas dan mengamankan rantai pasok bagi Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya.

Dorongan untuk Amankan Mineral Kritis

Dorongan untuk mempercepat perizinan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan geopolitik. Akses AS terhadap mineral kritis, terutama yang diproses oleh perusahaan Tiongkok, telah berkurang dalam 18 bulan terakhir setelah Beijing membatasi ekspornya. Situasi ini meningkatkan urgensi bagi Washington untuk mendukung upaya penambangan domestik.

Kawasan dasar laut di Samudra Pasifik dan wilayah lainnya diperkirakan mengandung deposit besar batuan berbentuk kentang yang dikenal sebagai nodul polimetalik. Nodul ini kaya akan nikel, kobalt, tembaga, dan mangan, yang merupakan bahan baku utama untuk baterai kendaraan listrik, persenjataan, dan perangkat elektronik.

"Nodul-nodul yang hanya perlu kita sedot dari dasar laut itu penuh dengan mineral-mineral kritis yang kita butuhkan," kata Burgum. Ia menambahkan bahwa tujuannya adalah memastikan pasokan mineral kritis yang beragam, aman, dan terjangkau.

Proses Perizinan dan Potensi Konflik

Sample IUX Markets – In-articleAd

Ketika ditanya mengenai waktu penerbitan izin, Burgum menyatakan bahwa "diskusi sedang berlangsung saat ini" dan perkembangan signifikan akan diumumkan "dalam beberapa minggu dan bulan ke depan." Departemen Dalam Negeri yang dipimpin Burgum mengawasi Administrasi Mineral Kelautan (MMA), yang bertanggung jawab atas perizinan di perairan teritorial AS.

Prosesnya akan dimulai dengan lelang konsesi untuk memberikan hak eksklusif kepada perusahaan swasta, diikuti oleh pertimbangan izin operasional berdasarkan data ilmiah. Selain itu, pemerintah juga berencana agar Departemen Perdagangan menerbitkan izin internasional, sebuah langkah yang berpotensi menimbulkan perselisihan dengan Otoritas Dasar Laut Internasional (ISA) yang didukung PBB.

Implikasi Pasar dan Kekhawatiran Lingkungan

Langkah ini menjadi perhatian bagi investor di sektor sumber daya alam. Beberapa perusahaan telah secara resmi mengajukan izin penambangan dasar laut, di antaranya adalah The Metals Company dan perusahaan swasta Impossible Metals. Sejumlah perusahaan lain juga telah mengajukan izin eksplorasi.

Namun, prospek dimulainya penambangan dasar laut telah memicu kekhawatiran serius dari para pegiat lingkungan. Mereka memperingatkan bahwa aktivitas tersebut dapat menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati yang tidak dapat dipulihkan dan merusak ekosistem laut dalam yang rapuh.

Back to latest news

LATEST