Story

Kinerja Dana Berbasis Tren Ditopang Emas dan Perak pada Juni, Kata Societe Generale

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20262 min read
Kinerja Dana Berbasis Tren Ditopang Emas dan Perak pada Juni, Kata Societe Generale

Summary

Dana lindung nilai berbasis tren hanya mencatat kerugian tipis -0,1% pada bulan Juni, karena keuntungan dari posisi emas dan perak berhasil mengimbangi kerugian di pasar minyak mentah dan mata uang.

Text size
Background

Dana lindung nilai yang mengikuti tren pasar (*trend-following*) hanya mengalami kerugian tipis pada bulan Juni, karena keuntungan dari posisi perdagangan emas dan perak sebagian besar mampu mengimbangi kerugian pada minyak mentah, kopi, dan dolar Australia. Hal ini diungkapkan oleh Societe Generale dalam sebuah catatan klien yang dilihat oleh Reuters.

Kinerja Juni Didukung Logam Mulia

Menurut laporan tersebut, dana lindung nilai sistematis, yang algoritmanya dirancang untuk mengikuti tren pasar, mencatatkan rata-rata imbal hasil negatif sebesar -0,1% selama bulan Juni. Kinerja ini ditopang oleh beberapa posisi yang menguntungkan, sementara yang lain mencatat kerugian.

  • Posisi Menguntungkan: Keuntungan terutama datang dari perdagangan perak, emas, dan ekuitas.
  • Posisi Merugi: Kerugian berasal dari taruhan pada minyak mentah, minyak pemanas (*heating oil*), dan dolar Australia.

Emas, yang sering dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, turun hampir 12% pada bulan Juni. Penurunan ini memberikan keuntungan bagi dana yang mengambil posisi jual (*short*), atau bertaruh bahwa harga akan turun.

Imbal Hasil Tahunan Tetap Kuat

Sample IUX Markets – In-articleAd

Meskipun kinerja bulan Juni sedikit negatif, dana berbasis tren dan Penasihat Perdagangan Komoditas (CTA) secara keseluruhan masih mencatatkan kenaikan lebih dari 9% sepanjang tahun ini (*year-to-date*). Kinerja antar dana menunjukkan variasi yang signifikan.

Berdasarkan 78 dana lindung nilai yang dilacak oleh bank asal Prancis tersebut, rentang imbal hasil sepanjang tahun ini berkisar dari keuntungan sekitar 11% hingga kerugian 8%.

Posisi Baru dan Tren Pasar

Societe Generale mencatat bahwa sejak 23 Juni, dana berbasis tren telah masuk ke posisi-posisi baru. Ini termasuk posisi beli (*long*) pada kakao dan posisi jual (*short*) pada gandum.

Namun, pergerakan pasar sejak akhir Juni menunjukkan hasil yang beragam untuk posisi baru ini. Kontrak berjangka kakao di New York telah naik lebih dari 18%, sementara gandum telah menguat lebih dari 8%, yang berarti posisi jual pada gandum akan mengalami kerugian. Data juga menunjukkan bahwa transaksi yang paling padat (*most crowded trades*) saat ini terkonsentrasi di pasar suku bunga.

Back to latest news

LATEST