Story
Stifel Ungkap Saham Prosesor Unggulan Jelang Musim Laporan Keuangan

Perusahaan jasa keuangan Stifel telah mengidentifikasi saham-saham pilihannya di sektor prosesor menjelang musim laporan keuangan yang akan datang. Analisis perusahaan tersebut menyoroti dua produsen cip yang dinilai berada di posisi strategis untuk mendapatkan keuntungan dari permintaan kecerdasan buatan (AI) yang kuat dan dinamika pasokan yang menguntungkan.
Analisis Stifel dan Pendorong Pasar
Stifel memfokuskan analisisnya pada perusahaan dengan katalis spesifik dan valuasi yang menarik. Hal ini seiring dengan berlanjutnya pembangunan infrastruktur AI di berbagai segmen pelanggan, termasuk *hyperscaler*, *AI cloud*, perusahaan korporat, dan entitas pemerintah (*sovereign buyers*).
Menurut Stifel, situasi saat ini lebih merupakan kendala pasokan (*supply-constrained*) daripada kendala permintaan (*demand-constrained*). Kapasitas komputasi yang tetap terbatas dan permintaan yang meluas menunjukkan bahwa pasar masih memiliki ruang untuk bertumbuh seiring dengan peningkatan kapasitas produksi.
Pilihan Utama: Nvidia (NVDA)
Stifel menempatkan Nvidia sebagai saham prosesor berkapitalisasi besar yang lebih disukai menjelang musim laporan keuangan Juni dan Juli. Perusahaan mengantisipasi kekuatan berkelanjutan dari arsitektur Blackwell dan pesanan awal untuk Vera Rubin hingga kuartal fiskal ketiga.
AdBeberapa poin kunci dari analisis Stifel terhadap Nvidia meliputi:
- Valuasi Menarik: Stifel menganggap valuasi saham Nvidia menarik, diperdagangkan sekitar 25 kali dari perkiraan laba untuk tahun fiskal 2028.
- Permintaan yang Meluas: Permintaan untuk cip Nvidia kini tidak hanya datang dari *hyperscaler* tradisional tetapi juga dari segmen baru seperti *AI cloud*, korporat, dan pemerintah.
- Perkembangan Terkini: Stifel mencatat bahwa startup AI Perplexity akan menggunakan CPU Vera baru dari Nvidia, dan perusahaan seperti Morgan Stanley serta TD Cowen telah menegaskan kembali peringkat positif mereka terhadap saham tersebut.
Alternatif Pilihan: AMD
Advanced Micro Devices (AMD) adalah pilihan lain yang disukai Stifel untuk mendapatkan eksposur pada komputasi terakselerasi (*accelerated computing*). Perusahaan menyoroti bahwa bisnis inti CPU server EPYC milik AMD semakin diuntungkan oleh tren AI.
Menurut Stifel, total pasar yang dapat dialamatkan (TAM) untuk CPU server diproyeksikan akan melampaui $120 miliar pada tahun 2030, yang mewakili tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) di atas 35%. Katalis spesifik untuk AMD termasuk jadwal rilis produk MI450 dan Helios pada paruh kedua tahun ini, yang didukung oleh komitmen besar dari OpenAI dan Meta. Stifel juga memandang acara "Advancing AI" pada 23 Juli sebagai potensi katalis menjelang rilis laporan keuangan.