Story
Sling Therapeutics Raih Pendanaan US$123 Juta untuk Uji Coba Fase 3 Obat Penyakit Mata Tiroid

Summary
Perusahaan biofarmasi Sling Therapeutics berhasil mengumpulkan dana Seri C sebesar US$123 juta untuk membiayai uji klinis Fase 3 global linsitinib, kandidat obat oral untuk penyakit mata tiroid.
Sling Therapeutics, sebuah perusahaan biofarmasi tahap klinis, pada hari Rabu mengumumkan telah berhasil mengumpulkan pendanaan Seri C sebesar US$123 juta. Dana segar ini akan dialokasikan untuk membiayai uji klinis Fase 3 global untuk linsitinib, kandidat obat oral yang dikembangkan untuk mengobati penyakit mata tiroid (Thyroid Eye Disease - TED).
Rincian Pendanaan dan Uji Klinis
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Forbion, dengan partisipasi dari investor yang sudah ada, TPG Life Sciences Innovations, dan investor baru, Sectoral Asset Management. Dana tersebut secara spesifik akan digunakan untuk mendanai uji coba Fase 3 ORBIT pada orang dewasa dengan TED aktif tingkat sedang hingga parah.
Linsitinib adalah obat yang diminum secara oral, yang membedakannya dari terapi yang saat ini disetujui yang diberikan melalui infus atau suntikan. Perusahaan menyatakan bahwa desain uji coba Fase 3 ini telah disepakati dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) setelah pertemuan Akhir Fase 2 awal tahun ini.
Potensi dan Hasil Sebelumnya
Linsitinib menargetkan IGF-1R, sebuah protein yang terlibat dalam patofisiologi TED dan merupakan target yang sama dengan pengobatan yang ada. Keunggulannya terletak pada rute pemberian oral yang lebih nyaman bagi pasien.
AdSling Therapeutics melaporkan bahwa uji coba Fase 2b/3 LIDS yang telah selesai berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu mengurangi *proptosis*, atau penonjolan bola mata ke depan yang disebabkan oleh penyakit tersebut. Perusahaan juga menyoroti bahwa obat tersebut menunjukkan profil keamanan yang berbeda, termasuk lebih sedikit kekhawatiran terkait gangguan pendengaran, perubahan gula darah, dan perubahan siklus menstruasi.
Konteks Regulasi dan Pasar
FDA telah memberikan status Jalur Cepat (Fast Track designation) untuk linsitinib. Status ini memungkinkan interaksi yang lebih sering dengan agensi selama pengembangan dan berpotensi untuk mendapatkan tinjauan yang dipercepat jika kriteria yang relevan terpenuhi.
Penyakit mata tiroid adalah kondisi autoimun langka yang menyerang lebih dari 200.000 orang di Amerika Serikat, terutama wanita dengan hipertiroidisme yang disebabkan oleh penyakit Graves. Kondisi ini menyebabkan penumpukan jaringan di belakang mata, mendorongnya ke depan dan dapat menyebabkan gangguan penglihatan pada kasus yang parah.
"Data yang dihasilkan hingga saat ini memberi kami keyakinan akan potensi linsitinib untuk secara signifikan mengatasi keterbatasan penting dari terapi TED yang ada saat ini," kata CEO Sling, Ryan Zeidan.