Story

Ryanair Targetkan Penumpang Baltik Dua Kali Lipat di Tengah Kebangkrutan airBaltic

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 17, 20262 min read
Ryanair Targetkan Penumpang Baltik Dua Kali Lipat di Tengah Kebangkrutan airBaltic

Summary

Maskapai berbiaya rendah ini berencana menambah kapasitas menjadi 11 juta kursi per tahun pada 2031, memanfaatkan pengurangan operasi dan pengajuan kebangkrutan pesaingnya, airBaltic.

Text size
Background

Ryanair mengumumkan rencana untuk melipatgandakan jumlah penumpangnya di kawasan Baltik dalam lima tahun ke depan. Langkah strategis ini diambil untuk memanfaatkan peluang dari pengurangan operasi dan pengajuan kebangkrutan yang dialami oleh maskapai pesaing, airBaltic.

Strategi Ekspansi Agresif

Maskapai terbesar di Eropa berdasarkan jumlah penumpang ini menargetkan penyediaan 11 juta kursi per tahun di Latvia, Estonia, dan Lituania pada tahun 2031. Untuk mendukung ekspansi ini, Ryanair akan menempatkan 16 pesawat di kawasan tersebut, meningkat lebih dari dua kali lipat dari tujuh pesawat yang ada saat ini.

Langkah ini secara langsung merespons kondisi pasar yang berubah. "Proposal ini menjadi lebih penting setelah pengumuman airBaltic bahwa mereka akan menyusutkan armadanya sepertiga," kata Chief Commercial Officer Ryanair, Jason McGuinness, dalam sebuah pernyataan.

Memanfaatkan Masalah Pesaing

Ekspansi Ryanair terjadi setelah airBaltic mengajukan permohonan kebangkrutan pada awal pekan ini. Menurut laporan, maskapai asal Latvia tersebut menjadi maskapai Eropa pertama yang mencari perlindungan kebangkrutan akibat dampak dari konflik Iran.

Sample IUX Markets – In-articleAd

AirBaltic sebelumnya telah mengumumkan pada bulan Agustus bahwa mereka akan mengurangi armadanya dari 54 menjadi 36 pesawat pada akhir tahun 2026, dengan target sekitar 40 pesawat pada tahun 2031. Angka ini merupakan penurunan tajam dari target ambisius sebelumnya yaitu 100 pesawat.

Penyesuaian Kapasitas dan Rencana Jangka Panjang

Sebagai bagian dari penyesuaian operasionalnya, Ryanair akan menambah penerbangan musim dingin pada 10 rute dari Riga ke destinasi seperti Milan, Alicante, dan Barcelona, menyusul adanya pengurangan biaya bandara. Sebaliknya, maskapai ini akan memangkas kapasitas musim dingin sebesar 25% di Lituania dan Estonia karena kenaikan biaya bandara, dan mengalihkan kapasitas tersebut ke Slovakia, Polandia, Italia, dan Swedia.

Ekspansi di Baltik ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Ryanair untuk meningkatkan lalu lintas penumpang tahunan menjadi 300 juta pada tahun 2034, dari 208 juta pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Rencana pertumbuhan ini akan didukung oleh pengiriman 300 pesawat Boeing 737 MAX 10 yang akan dimulai pada tahun 2027.

Back to latest news

LATEST